Deli Serdang, 7 Juni 2025 – Sebuah tragedi memilukan terjadi di Yayasan Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang. Muhammad Daud (40), seorang pengurus pesantren, dan Muhammad Fata Izza Ramadan (16), santri kelas XI, ditemukan tewas tersengat listrik pada Sabtu, 7 Juni 2025, pukul 15.00 WIB. Keduanya meninggal dunia di tempat kejadian.

Menurut keterangan Sekretaris Desa Bandar Labuhan, Azrul Abdillah, seperti yang dikutip dari salah satu media, peristiwa nahas ini bermula ketika Muhammad Daud dan Muhammad Fata Izza Ramadan berupaya membersihkan saluran air yang tersumbat di lantai empat gedung pesantren.

Mereka menggunakan sebuah besi untuk membersihkan pipa tersebut. Namun, tanpa disadari, besi yang mereka gunakan menyentuh kabel aliran listrik PLN yang berada di bagian luar gedung. Akibatnya, keduanya tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

“Keduanya ditemukan meninggal di lantai 4,” ujar Azrul. “Korban Muhammad Daud mengalami luka bakar di telapak kaki atas sebelah kiri, sementara santri itu mengalami luka bakar di paha kanan atas dan jari tangan kiri.”

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Mariduk Tambunan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan atas permintaan keluarga korban, jenazah tidak diautopsi. Pihak kepolisian menyimpulkan peristiwa ini sebagai kecelakaan kerja.

“Kedua korban meninggal sudah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing dan rencananya besok akan dikebumikan,” ungkap AKP Mariduk Tambunan.

Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban, civitas akademika Pondok Pesantren Ats-Tsaqofiy, dan masyarakat sekitar.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja dan kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik, terutama di lingkungan yang mungkin tidak selalu terawat dengan standar keamanan yang optimal. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan pencegahan kecelakaan kerja. (Tim)

Editor Redaksi : A01