ANEWS-Chanel – Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berduka. Pada Sabtu, 17 Mei 2025, dua orang siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi-mandi di aliran sungai. Peristiwa tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat sekitar.
Berdasarkan keterangan Ani, seorang warga sekitar lokasi kejadian, peristiwa nahas ini bermula ketika sekelompok siswa SD, diperkirakan berjumlah lima orang dan berasal dari Pasar I Sidomulyo Sibiru Biru, mandi-mandi di aliran sungai setelah pulang sekolah. Mereka diduga merupakan teman sekelas. Dua orang di antara mereka kemudian nekat melompat ke bagian sungai yang lebih dalam, tepat di bawah sebuah jembatan. Karena tidak bisa berenang, kedua siswa tersebut langsung tenggelam.
Baca Juga : Sat Reskrim Simalungun Berhasil Ungkap Tiga Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya melakukan evakuasi. Namun, sayangnya, kedua korban sudah dalam keadaan tidak tertolong ketika berhasil diangkat dari sungai. Kondisi mengenaskan terlihat dari keluarnya darah dari hidung kedua korban. Kejadian ini menyisakan kesedihan mendalam bagi masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Kehilangan dua nyawa muda secara tiba-tiba menjadi duka bersama.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan orang tua dan guru terhadap anak-anak, terutama saat berada di dekat sumber air. Aliran sungai, meskipun terlihat tenang, dapat menyimpan bahaya yang mengancam keselamatan, terutama bagi anak-anak yang belum memiliki kemampuan berenang yang memadai. Kehilangan dua nyawa muda ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang ada di sekitar lingkungan.
Pihak berwajib, dalam hal ini kepolisian setempat, kemungkinan besar telah melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Peristiwa ini juga diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang keselamatan anak-anak di sekitar sumber air, serta menyediakan fasilitas yang memadai untuk kegiatan bermain anak yang aman.
Duka cita mendalam disampaikan kepada keluarga korban atas kehilangan yang sangat tragis ini. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini. Kejadian ini juga diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk senantiasa waspada dan memprioritaskan keselamatan anak-anak. (Tim/Red)
Editor Redaksi : @01











