SIMALUNGUN – Tiga hari harapan terus dipanjatkan keluarga. Tiga hari pula Tim SAR gabungan tanpa henti menyisir derasnya aliran Sungai Bah Tongguran di Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Namun, operasi kemanusiaan itu akhirnya harus ditutup dengan duka.
Korban yang diketahui bernama M. Sirait (58), warga yang sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus sungai, akhirnya ditemukan pada Selasa (30/6/2026). Korban ditemukan oleh Tim Basarnas Pos SAR Parapat bersama unsur SAR gabungan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
Meski berakhir dengan kabar duka, keberhasilan menemukan korban merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh unsur yang terlibat. Selama tiga hari pencarian, Tim Basarnas Pos SAR Parapat bersama personel TNI, Polri, Damkar Kecamatan Tanah Jawa, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat setempat terus berjibaku menyusuri aliran sungai dengan berbagai metode pencarian, menghadapi medan yang sulit dan arus sungai yang deras.
Atas nama seluruh unsur SAR gabungan, turut disampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air meningkat dan arus menjadi lebih deras. Di balik berakhirnya operasi ini, tersimpan semangat kemanusiaan dan solidaritas yang luar biasa dari seluruh unsur yang sejak hari pertama bekerja tanpa mengenal lelah demi membawa korban kembali ke pangkuan keluarganya.










