SIMALUNGUN – Kesigapan jajaran Polsek Tanah Jawa kembali terlihat dalam merespons laporan masyarakat. Begitu menerima informasi terkait penemuan seorang warga yang meninggal dunia di Kecamatan Hatonduhan, personel kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan secara profesional, memastikan situasi tetap kondusif sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga yang sedang berduka.
Peristiwa tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/7/VI/2026/SPKT/Polsek Tanah Jawa/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara tertanggal 1 Juni 2026. Langkah cepat yang dilakukan menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang responsif, berintegritas, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan bahwa setiap informasi yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya untuk menjalankan prosedur hukum, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh rasa aman dan kepastian dalam setiap peristiwa yang terjadi.
“Polri hadir bukan hanya saat terjadi tindak pidana, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan kehadiran negara dalam situasi kemanusiaan. Penanganan yang cepat, profesional, dan penuh empati merupakan bagian dari pelayanan yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.
Korban diketahui bernama Sardion Simanjuntak (41), seorang wiraswasta yang berdomisili di Kampung Kristen, Nagori Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban ditemukan terjatuh di kamar mandi rumahnya pada Minggu malam (31/5/2026) sekitar pukul 23.45 WIB. Mengetahui kondisi tersebut, pihak keluarga bersama warga segera berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Balimbingan untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa kembali ke rumah duka untuk disemayamkan.
Mendapat informasi dari masyarakat pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB, Pawas Polsek Tanah Jawa AKP J. Samosir bersama personel piket langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di rumah duka, petugas melakukan serangkaian langkah kepolisian mulai dari pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan lokasi kejadian, pendataan saksi-saksi, hingga memastikan tidak terdapat indikasi gangguan keamanan maupun dugaan tindak pidana.
Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan pihak Rumah Sakit Balimbingan bersama tenaga kesehatan Nagori Jawa Tongah tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menerangkan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit hipertensi yang telah lama diderita.
Atas dasar hasil pemeriksaan tersebut serta keyakinan keluarga bahwa korban meninggal akibat sakit, pihak keluarga secara tertulis menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Pernyataan tersebut dituangkan dalam surat resmi yang diserahkan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, SH menegaskan bahwa seluruh tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur dan standar operasional kepolisian. Selain melakukan dokumentasi dan administrasi penyelidikan, personel juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara cepat, profesional, dan transparan. Dalam situasi duka seperti ini, kehadiran polisi bukan hanya untuk menjalankan tugas, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” tegas Kompol Banuara Manurung.
Penanganan peristiwa ini menjadi cerminan nyata pendekatan Presisi yang terus dikedepankan Polri. Tidak hanya fokus pada aspek hukum dan prosedural, tetapi juga mengutamakan sentuhan kemanusiaan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.
Melalui respons cepat, investigasi yang terukur, serta pendekatan yang humanis, Polsek Tanah Jawa kembali menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan pelayanan publik. Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar simbol penegakan hukum, melainkan bukti nyata bahwa negara hadir memberikan perlindungan, kepastian, dan rasa aman bagi setiap warga yang membutuhkan.
(Tim)















