Simanindo, Kabupaten Samosir, 11 Juni 2025 – Pada Selasa, 10 Juni 2025, pukul 14.00 WIB, terjadi insiden yang mengakibatkan dua orang nelayan hilang di perairan Danau Toba, tepatnya di wilayah Bokung, Desa Cinta Dame, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.
Korban, dua bersaudara bermarga Malau, sedang menjalankan aktivitas penangkapan ikan ketika diterjang angin kencang yang mengakibatkan sampan mereka terbalik.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari saksi mata dan proses investigasi awal, cuaca di lokasi kejadian awalnya dilaporkan tenang. Namun, angin kencang tiba-tiba menerjang perairan Bokung, mengakibatkan sampan yang ditumpangi kedua nelayan tersebut mengalami kecelakaan.
Satu dari kedua nelayan berhasil menyelamatkan diri dan mencapai daratan. Yang bersangkutan telah menerima perawatan medis di Puskesmas Simarmata.
Sementara itu, satu nelayan lainnya hingga saat ini masih dinyatakan hilang dan sedang dalam proses pencarian intensif.
Upaya pencarian yang melibatkan warga setempat, personel Kepolisian Resort (Polres) Samosir, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir, dilakukan dengan peralatan dan sumber daya yang tersedia.
Kendala dalam proses pencarian antara lain terbatasnya peralatan dan kondisi geografis perairan Danau Toba.
Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk, telah berada di lokasi kejadian untuk memimpin dan mengkoordinasikan upaya pencarian korban.
“Kami menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.30 WIB dan segera menerjunkan personel ke lokasi,” ujar AKP Sidauruk.
Beliau memastikan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga korban ditemukan, dengan dukungan dan koordinasi dari instansi terkait.
AKP Sidauruk juga menyampaikan imbauan kepada seluruh nelayan yang beraktivitas di Danau Toba agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya, khususnya saat kondisi cuaca buruk diprediksi akan terjadi. “Keselamatan nelayan merupakan prioritas utama,” tegas AKP Sidauruk.
Pihak keluarga korban saat ini berada di lokasi kejadian, menunggu perkembangan proses pencarian dengan penuh harap.
Dukungan dan simpati dari masyarakat sekitar turut diberikan kepada keluarga yang sedang mengalami duka cita. Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi peningkatan kesiapsiagaan dan sistem peringatan dini terhadap potensi bencana alam di wilayah Danau Toba. (Tim)
Editor Redaksi ; A01















