PEMATANG RAYA — Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Simalungun dalam rangka menyimak Pidato Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Simalungun, Pematang Raya, Sumatera Utara, Jumat (14/8/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Sugiarto, didampingi Wakil Ketua DPRD S. Samrin Girsang, Bonauli Rajagukguk, dan Jefra Hasudungan Manurung, serta dihadiri para anggota DPRD Kabupaten Simalungun.
Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam suasana penuh khidmat, Bupati Simalungun bersama seluruh peserta rapat menyimak secara saksama pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disampaikan dalam rangkaian agenda kenegaraan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam pidatonya, Presiden memaparkan sejumlah arah kebijakan pemerintah sekaligus capaian pembangunan nasional. Pemerintah, menurut Presiden, terus berupaya memastikan pengelolaan keuangan negara dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan penuh tanggung jawab dengan menempatkan kepentingan rakyat sebagai tujuan utama.
Berbagai kebijakan strategis juga terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi perekonomian nasional agar semakin kokoh, mandiri, dan berkelanjutan.
Sejumlah capaian pemerintah turut disampaikan, di antaranya kebijakan penurunan harga pupuk hingga 20 persen bagi petani serta langkah strategis dalam memperkuat kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan minyak berbahan baku kelapa sawit.
“Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, dengan kekayaan yang besar, harus dipergunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat,” tegas Presiden dalam pidatonya.
Presiden juga menekankan bahwa pembangunan nasional bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Karena itu, seluruh komponen masyarakat diajak untuk menjaga demokrasi, memperkuat lembaga-lembaga negara, menghormati serta memperkuat lembaga adat, dan bersama-sama membangun Indonesia yang berdikari serta tidak bergantung kepada negara lain.
Bagi Pemerintah Kabupaten Simalungun, momentum tersebut menjadi bagian penting dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di daerah diharapkan dapat terus berjalan sejalan dengan prioritas pemerintah pusat, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Simalungun.
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Simalungun ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Melalui momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, DPRD, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian masyarakat, serta mendukung terwujudnya cita-cita bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, mandiri, dan berkelanjutan. (JF)












