SIMALUNGUN — Ketua PAC Pemuda Pancasila, Herman Evana Saragih, SH, yang akrab disapa Untung, menyatakan kesiapan organisasi yang dipimpinnya untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam menangani sekaligus mencegah banjir di kawasan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Herman menilai persoalan banjir merupakan kepentingan bersama yang tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar upaya penanganan dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

“Kami dari PAC Pemuda Pancasila siap berkolaborasi dan mendukung langkah-langkah Pemkab Simalungun dalam menangani serta mencegah banjir di Serbelawan. Ini kepentingan masyarakat, sehingga kita harus bergandengan tangan,” ujar Herman.

Menurutnya, langkah Pemkab Simalungun melakukan normalisasi Sungai Pondok Pelita di Nagori Dolok Merangir I serta mengupayakan pengaktifan kembali Pintu Air Bahbolon di Nagori Dolok Ilir I merupakan langkah konkret yang patut diapresiasi dan didukung bersama.

“Kami mengapresiasi gerak cepat pemerintah dalam mencari solusi, bukan hanya menangani dampak banjir, tetapi juga mencari langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang. Pemuda Pancasila siap turun dan membantu sesuai kemampuan kami,” katanya.

Herman juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam menghadapi persoalan banjir. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjaga lingkungan menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya penyumbatan saluran air dan memperparah genangan.

Ia mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan serta ikut mendukung kegiatan gotong royong, pembersihan saluran drainase maupun normalisasi sungai.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga keselamatan masyarakat dan memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan baik. Mari kita dukung pemerintah dan jangan saling menyalahkan. Saatnya kita bergandengan tangan mencari solusi,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara Pemkab Simalungun, Forkopimca, Pemuda Pancasila, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar penanganan banjir tidak bersifat sementara, tetapi menghasilkan sistem pengendalian yang mampu mengurangi risiko banjir dalam jangka panjang.

Herman menegaskan bahwa Pemuda Pancasila siap mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan gotong royong yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Pemuda Pancasila hadir untuk masyarakat. Kami siap berkolaborasi, bergotong royong dan mendukung setiap langkah positif pemerintah demi Serbelawan yang lebih aman dari ancaman banjir,” pungkasnya.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam menghadapi persoalan banjir Serbelawan. Dengan keterlibatan pemerintah, unsur Forkopimca, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan secara konsisten sehingga warga tidak lagi terus dihantui ancaman banjir setiap musim hujan. (JF)