SIMALUNGUN – Semangat, kebersamaan, dan penghormatan kepada orang tua mewarnai peringatan Hari Lanjut Usia (Lansia) Nasional ke-30 yang digelar Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Kesehatan di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (8/7/2026).

Mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya”, kegiatan tersebut diikuti ratusan lansia yang merupakan perwakilan dari 46 Puskesmas se-Kabupaten Simalungun. Meski telah memasuki usia senja, para peserta tetap tampak antusias mengikuti senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga berbagai kegiatan edukatif yang disiapkan panitia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, Staf Ahli TP PKK Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, para pimpinan perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta undangan lainnya.

Peringatan Hari Lansia Nasional ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam meningkatkan penghormatan, perlindungan, dan kepedulian terhadap warga lanjut usia sebagai bagian penting dari pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Selain senam bersama, kegiatan juga dirangkai dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pola hidup sehat, gerakan aktivitas fisik selama 30 menit, lomba senam dan vokal grup Mars Lansia secara virtual, lomba video kampanye kesehatan melalui media sosial Puskesmas, pembagian suvenir, hingga penyaluran bantuan sembako bagi lansia yang membutuhkan.

Ketua panitia pelaksana, Yelly F. Purba, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lansia, memperluas akses pelayanan kesehatan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kesejahteraan warga lanjut usia.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, mengajak seluruh masyarakat untuk terus memuliakan dan menghormati orang tua.

“Di tanah Simalungun yang kita cintai, kita diajarkan menghormati orang tua dan menjaga kebersamaan. Nilai-nilai itu tetap hidup karena Bapak dan Ibu telah menanamkannya melalui keteladanan, bukan sekadar kata-kata,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya meluangkan waktu bersama orang tua, mendengarkan cerita mereka, serta memastikan tidak ada lansia yang merasa sendiri atau terabaikan.

Mewakili para lansia, T. Br. Damanik menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun atas perhatian yang diberikan kepada para lanjut usia.

“Kami sangat bersyukur dan berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan. Semoga para pemimpin di Kabupaten Simalungun selalu diberikan kesehatan dan keberkahan dalam memimpin, sehingga perhatian kepada masyarakat, khususnya lansia, terus berlanjut,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa lansia bukanlah beban, melainkan sumber inspirasi, pengalaman, dan semangat bagi generasi penerus.

“Saat saya mengunjungi nagori dan bertemu warga yang telah berusia 101 tahun, saya melihat semangat hidup yang luar biasa. Lansia adalah sumber semangat bagi generasi muda. Berbahagialah kita yang masih memiliki orang tua, meskipun usianya sudah mencapai 90 tahun lebih. Hormati mereka, sayangi mereka, bantu mereka, dan jangan pernah biarkan mereka merasa sendiri,” tegas Bupati.

Menurut Bupati, perhatian terhadap lansia merupakan wujud penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga daerah.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada lansia agar mereka tetap sehat, mandiri, produktif, bermartabat, dan dapat terus berkontribusi sesuai kemampuan serta pengalaman yang dimiliki.

“Selamat Hari Lanjut Usia Nasional ke-30. Mari kita jadikan momentum ini untuk semakin menghargai pengabdian para lansia dan memperkuat kepedulian terhadap mereka. Lansia yang bahagia adalah cerminan masyarakat yang beradab dan pemerintah yang hadir untuk seluruh warganya,” pungkas Bupati.

Peringatan Hari Lansia Nasional ke-30 di Kabupaten Simalungun ditandai dengan pemotongan kue oleh Ketua TP PKK didampingi Bupati Simalungun, Sekretaris Daerah, Staf Ahli TP PKK, Kepala Dinas Kesehatan, serta para tamu undangan. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada para lansia dan pemberian hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah diselenggarakan. (JF)