SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun terus membuktikan komitmennya menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke tingkat nagori. Melalui kunjungan kerja ke Kecamatan Siantar, Senin (6/7/2026), Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi harus benar-benar dirasakan masyarakat hingga pelosok desa.

Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, serta jajaran pimpinan perangkat daerah, Bupati turun langsung menemui masyarakat sekaligus membawa kabar penting berupa alokasi anggaran pembangunan infrastruktur senilai lebih dari Rp21 miliar, termasuk Rp15,3 miliar untuk rekonstruksi Jalan Perumnas Batu VI–Karang Sari yang selama bertahun-tahun menjadi harapan masyarakat.

Rekonstruksi ruas jalan tersebut diyakini akan menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi kawasan karena menghubungkan sentra pertanian, permukiman, dan jalur distribusi hasil perkebunan masyarakat. Selama ini kondisi jalan yang rusak menghambat mobilitas warga, memperlambat distribusi hasil produksi, serta meningkatkan biaya transportasi.

“Kami tidak ingin ada masyarakat yang merasa tertinggal dari pembangunan. Infrastruktur adalah fondasi pertumbuhan ekonomi. Karena itu pemerintah hadir untuk memastikan akses jalan, irigasi, dan pelayanan publik terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.

Kunjungan kerja diawali di Nagori Laras II, tempat masyarakat mendapatkan berbagai layanan pemerintah dalam satu lokasi melalui pelayanan terpadu. Mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis hingga berbagai pelayanan publik lainnya yang memudahkan masyarakat tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.

Di saat yang sama, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan menyediakan satu ton beras, 180 liter minyak goreng, dan 100 papan telur guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk perlindungan sosial pemerintah.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas. Di lokasi tersebut Bupati kembali berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi mengenai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga sektor pertanian.

Menurut Bupati, pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang lahir dari kebutuhan masyarakat, bukan sekadar berdasarkan perencanaan administratif.

“Kami datang bukan hanya untuk melihat kondisi di lapangan, tetapi juga mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” katanya.

Selain proyek rekonstruksi Jalan Perumnas Batu VI–Karang Sari senilai Rp15,3 miliar, Pemerintah Kabupaten Simalungun juga mengalokasikan anggaran untuk rekonstruksi Jalan Lau Cimba Rp400 juta, Jalan Batu VII Nagori Dolok Hataran Rp350 juta, Jalan Huta VIII Batu VII Nagori Silau Malaha Rp100 juta, Jalan Huta V menuju Silau Malaha Nagori Silau Manik Rp150 juta, rekonstruksi jalan di Nagori Silau Malaha Rp150 juta, Jalan Huta Sidorejo Ujung Nagori Sitalasari Rp200 juta, Jalan Huta III Nagori Pematang Silampuyang Rp250 juta, pembangunan bangunan pengaman badan jalan Perumahan Marihat Rp300 juta, pembangunan bangunan pengaman Huta Flamboyan dan Angsana Nagori Nusa Harapan Rp1,5 miliar, pembangunan parit pasangan samping Kodim Nagori Pantoan Maju Rp1,5 miliar, serta rekonstruksi Jalan Gang Rambi Haloho Rp150 juta.

Perhatian pemerintah juga diberikan kepada sektor pertanian melalui rehabilitasi jaringan irigasi. Sebesar Rp1,3 miliar dialokasikan untuk rehabilitasi Daerah Irigasi Semangat Baris yang mengairi lahan pertanian seluas 742 hektare, sementara Daerah Irigasi Laras II Batu IV/Pantoan seluas 760 hektare memperoleh anggaran Rp400 juta.

Investasi pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian, menekan biaya logistik, memperkuat produktivitas petani, serta membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di Kecamatan Siantar.

Pangulu Nagori Laras II, D. Barta Silalahi, bersama Camat Siantar M. Iqbal, menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap pembangunan di wilayah mereka. Menurutnya, kehadiran langsung Bupati menjadi bukti bahwa pemerintah benar-benar mendengar aspirasi masyarakat.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Pardingotan Sidabutar yang menyebut pembangunan jalan tersebut merupakan impian masyarakat selama bertahun-tahun. Sementara perwakilan lansia Rospita Sidabutar mengaku terharu karena pemerintah tidak hanya datang membawa program, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.

Kunjungan kerja ini menjadi gambaran nyata arah pembangunan Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Anton Achmad Saragih, yakni membangun dari nagori, memperkuat pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan memastikan setiap rupiah anggaran daerah memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pemerataan pembangunan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Simalungun optimistis mampu memperkuat daya saing daerah, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan mewujudkan Simalungun yang maju, sejahtera, serta berkeadilan bagi seluruh warganya. (JF)