SIMALUNGUN – Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya ditunjukkan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membuka ruang dialog dan mendengar langsung persoalan warga. Hal itu ditunjukkan Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., saat menggelar Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Masjid Al Ikhlas, Nagori Pematang Asilum, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Jumat (2/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres tidak sekadar menyapa masyarakat, tetapi juga mendengarkan berbagai persoalan yang disampaikan warga, mulai dari konflik pembentukan kelompok tani dalam pengelolaan lahan plasma PT Sipef, persoalan pemberantasan narkoba, hingga kebutuhan renovasi Masjid Al Ikhlas.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Simalungun membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga.

Kegiatan diawali dengan salat Jumat yang diikuti sekitar 100 jamaah. Setelah itu, Kapolres memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru sekaligus menyampaikan komitmennya untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Dalam sesi Jumat Curhat, warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Salah satunya terkait pembentukan kelompok tani untuk pengelolaan lahan plasma PT Sipef.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres menegaskan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian, namun setiap pembentukan kelompok tani harus dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Persoalan narkoba juga menjadi perhatian warga. Kapolres mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam dan berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika.

“Dalam pemberantasan narkoba kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat,” ujar Kapolres sebagaimana disampaikan Kasi Humas.

Tidak berhenti pada dialog, Kapolres juga merespons kebutuhan masyarakat terhadap renovasi Masjid Al Ikhlas dengan memberikan bantuan 100 lembar seng.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Jumat Berkah. Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Rani Hendri Barus, Kapolres menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.

Sebanyak 100 karung beras ukuran 5 kilogram dan 100 papan telur ayam dibagikan kepada 100 penerima yang terdiri dari 42 kaum duafa, 42 anak yatim, 13 bilal dan penggali kubur, serta 3 pengurus BKM Masjid Al Ikhlas.

Bagi masyarakat, bantuan tersebut bukan hanya soal nilai materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian kepolisian terhadap kondisi warga di tingkat bawah.

Kapolres juga memperkenalkan layanan pengaduan “Halo Kapolres”, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan informasi, pengaduan, maupun persoalan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.20 WIB dan berlangsung aman serta kondusif.

Melalui Jumat Curhat dan Jumat Berkah, Polres Simalungun menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Bukan hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga berupaya hadir untuk mendengar, merespons, dan membantu sesuai kewenangan kepolisian.

(Tim)