LANGKAT — Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. menghadiri puncak peringatan Brandan Bumi Hangus (BBH) ke-79 yang digelar di Lapangan Petrolia Pertamina, Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Kamis (13/8/2026).

Sebelum pelaksanaan upacara, Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., melepas peserta pawai karnaval kemerdekaan yang bergerak menuju lokasi utama peringatan.

Mengusung tema “Dari Brandan Untuk Negeri: Menjaga Kedaulatan, Membangun Peradaban”, peringatan BBH ke-79 menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan masyarakat dan para pejuang Langkat dalam mempertahankan kemerdekaan serta mengusir penjajahan dari bumi pertiwi.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Hannry P.H. Tambunan menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu.

“Setiap tahun kita merayakan peristiwa Brandan Bumi Hangus. Peristiwa ini bukan hanya menjadi sejarah bagi masyarakat Langkat, tetapi juga merupakan bagian dari semangat perjuangan bangsa dalam mengusir penjajah dari bumi pertiwi,” ujar AKBP Hannry.

Menurutnya, semangat pantang menyerah dan kegigihan para pejuang di Bumi Langkat telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa. Nilai-nilai perjuangan tersebut, kata dia, harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Semangat pantang menyerah dan kegigihan para pejuang di Bumi Langkat telah membuahkan hasil dalam perjuangan mengusir penjajah. Semangat tersebut harus terus bergelora dalam diri masyarakat Langkat, khususnya generasi muda,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan BBH bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum memperkuat rasa kebangsaan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun Langkat secara bersama-sama.

Rangkaian peringatan BBH ke-79 turut dimeriahkan dengan pameran Expo UMKM, berbagai perlombaan bertema Brandan Bumi Hangus, kegiatan “Wujud Nyata Kedaulatan Bangsa”, napak tilas, malam keakraban, serta pemberian penghargaan kepada para veteran.

Peringatan tersebut diharapkan semakin memperkuat ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah perjuangan Brandan Bumi Hangus sekaligus menumbuhkan semangat untuk melanjutkan perjuangan melalui pembangunan, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

(Amir Hasan)