PEMATANGSIANTAR — Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Dr. H. Novri Ompusunggu, SH, MH. Tokoh masyarakat yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial tersebut memberikan bantuan 200 sak semen untuk mendukung pembangunan Sekolah Al Washliyah Pematangsiantar, Jumat (14/8/2026).
Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Haji Novri Ompusunggu terhadap pengembangan sarana pendidikan. Material bangunan berupa semen itu diharapkan dapat membantu mempercepat proses pembangunan ruang sekolah yang nantinya akan digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar para siswa.
Penyerahan bantuan dilakukan melalui Rejekinta Ompusunggu, yang merupakan saudara kandung Haji Novri Ompusunggu. Rejekinta hadir menyampaikan langsung amanah tersebut kepada pihak Sekolah Al Washliyah Pematangsiantar.
Menurut Rejekinta, bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Haji Novri Ompusunggu untuk memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ini merupakan amanah dari Haji Novri Ompusunggu untuk memberikan bantuan kepada Sekolah Al Washliyah. Beliau sudah banyak berbuat untuk Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu pembangunan sekolah,” ujar Rejekinta.
Ia menyampaikan, perhatian terhadap pendidikan merupakan salah satu bentuk investasi sosial yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Sebab, pembangunan sarana pendidikan tidak hanya berkaitan dengan bangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih layak bagi generasi muda untuk belajar dan berkembang.
Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Daerah Al Washliyah Pematangsiantar, Effendi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diberikan Haji Novri Ompusunggu.
Menurut Effendi, bantuan 200 sak semen tersebut sangat berarti bagi pihak sekolah karena pembangunan sarana pendidikan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Haji Novri Ompusunggu atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini benar-benar sangat bermanfaat bagi kami, khususnya dalam mendukung pembangunan sarana pendidikan,” ungkap Effendi.
Ia menyebut Haji Novri Ompusunggu sebagai salah satu tokoh masyarakat sekaligus pengusaha yang selama ini dikenal memiliki kepedulian terhadap masyarakat, baik di Kota Pematangsiantar maupun Kabupaten Simalungun.
Effendi berharap kepedulian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para tokoh masyarakat, pengusaha dan berbagai elemen lainnya untuk ikut mengambil bagian dalam membantu pengembangan dunia pendidikan.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu bidang yang membutuhkan perhatian bersama. Pemerintah dan lembaga pendidikan tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun sarana serta meningkatkan kualitas pendidikan.
Lebih jauh, Effendi juga menyampaikan doa agar bantuan yang diberikan Haji Novri Ompusunggu menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
“Kami mendoakan mudah-mudahan apa yang diberikan ini menjadi amal jariyah yang tiada putus-putusnya. Bukan hanya kepada Bapak Haji Novri Ompusunggu, tetapi kami juga bermohon kepada Allah agar amal kebaikan ini berimbas kepada orang tua beliau, anak-anak beliau dan seluruh keturunannya,” tutur Effendi.
Ia menilai, setiap bantuan yang digunakan untuk kepentingan pendidikan memiliki nilai yang sangat besar karena manfaatnya tidak berhenti pada saat bantuan diberikan.
Bangunan yang didirikan, ruang belajar yang digunakan siswa dan fasilitas yang mendukung proses pendidikan akan terus memberikan manfaat kepada banyak orang.
“Organisasi kami bergerak di bidang pendidikan, sosial dan dakwah. Karena itu, dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Bapak Haji Novri Ompusunggu,” katanya.
Bantuan 200 sak semen tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial Haji Novri Ompusunggu yang menyentuh kebutuhan dasar lembaga pendidikan.
Di tengah kebutuhan pembangunan sarana pendidikan yang terus berkembang, dukungan dari masyarakat, dunia usaha dan para tokoh daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat tersedianya fasilitas belajar yang lebih baik.
Bagi pihak Sekolah Al Washliyah Pematangsiantar, bantuan tersebut bukan sekadar material bangunan. Di balik 200 sak semen yang disalurkan, terdapat perhatian dan dukungan terhadap perjuangan lembaga pendidikan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.
Pihak Al Washliyah berharap bantuan tersebut menjadi awal dari semakin kuatnya kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha dan lembaga pendidikan dalam membangun generasi yang memiliki pengetahuan, karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Kepedulian Haji Novri Ompusunggu juga diharapkan dapat menjadi contoh bahwa pembangunan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Ketika semakin banyak pihak ikut mengambil bagian, maka semakin besar pula peluang untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas.
Melalui bantuan tersebut, pembangunan Sekolah Al Washliyah Pematangsiantar diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi para siswa serta masyarakat yang berada di sekitarnya.
Bagi keluarga besar Al Washliyah, bantuan itu menjadi bentuk nyata perhatian terhadap pendidikan sekaligus sebuah kebaikan yang diharapkan terus memberikan manfaat lintas generasi.
“Dari 200 sak semen, lahir harapan untuk membangun ruang pendidikan yang lebih baik. Dari kepedulian seorang tokoh masyarakat, tumbuh semangat untuk terus bergandengan tangan membangun generasi masa depan.” (Tim)















