Simalungun — Musibah banjir yang melanda wilayah Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, mengetuk kepedulian berbagai elemen masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, DPD BKPRMI Kabupaten Simalungun menunjukkan kepedulian dengan turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak.
Yang membuat aksi sosial ini memiliki makna tersendiri, sejumlah pengurus BKPRMI juga menjadi bagian dari masyarakat yang terdampak banjir. Di antaranya rumah Sekretaris Umum DPD BKPRMI Simalungun, Zulham Siregar, serta rumah Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Robani, yang turut terdampak akibat banjir.
Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat jajaran BKPRMI untuk tetap bergerak. Sebaliknya, musibah yang turut dirasakan oleh keluarga pengurus semakin memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas untuk hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh jajaran pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Simalungun. Hadir Ketua Umum DPD BKPRMI Simalungun, Wardiono, bersama Bendahara Umum Rizky Ramadhan Gultom, Dirda LPPTKA, serta sejumlah pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Simalungun.
Kedatangan rombongan tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi warga dan keluarga pengurus yang terdampak. Dialog dan silaturahmi dilakukan sebagai bentuk dukungan moral agar para korban tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.
Ketika Pengurus Turut Menjadi Korban
Banjir yang melanda Serbelawan memberikan pengalaman tersendiri bagi keluarga besar BKPRMI. Sekretaris Umum DPD BKPRMI Simalungun, Zulham Siregar, dan Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Robani, merupakan bagian dari pengurus yang rumahnya ikut terdampak.
Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa bencana tidak mengenal latar belakang maupun status seseorang. Ketika air memasuki permukiman, masyarakat dari berbagai kalangan sama-sama menghadapi kesulitan dan membutuhkan bantuan.
Namun, semangat kebersamaan membuat jajaran BKPRMI tetap berupaya hadir. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus memberikan semangat bagi korban dalam menghadapi masa pemulihan.
Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Simalungun, Wardiono, bersama jajaran pengurus menegaskan pentingnya membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan organisasi tidak hanya berkaitan dengan kegiatan internal, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat ketika masyarakat menghadapi persoalan dan musibah.
“Ketika ada saudara kita yang terkena musibah, kita harus hadir. Tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memberikan semangat dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi keadaan ini,” menjadi semangat jajaran BKPRMI dalam kegiatan tersebut.
BKPRMI Dorong Semangat Gotong Royong
Aksi kemanusiaan ini juga menjadi pengingat bahwa penanganan dampak bencana membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, pemuda, tokoh masyarakat dan warga perlu saling bahu-membahu membantu proses pemulihan.
Bagi korban banjir, bantuan sekecil apa pun memiliki arti penting, terutama dalam kondisi ketika sebagian aktivitas masyarakat terganggu dan rumah-rumah warga membutuhkan pembersihan serta pemulihan.
Karena itu, DPD BKPRMI Kabupaten Simalungun berharap kepedulian serupa terus tumbuh di tengah masyarakat. Semangat membantu sesama dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dampak bencana.
Selain memberikan bantuan, kehadiran jajaran pengurus BKPRMI juga menjadi bentuk penguatan tali silaturahmi. Organisasi ingin memastikan bahwa hubungan antara pengurus dan masyarakat tetap terjaga, khususnya dalam situasi sulit.
Musibah banjir di Serbelawan menjadi momentum untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong, kepedulian dan solidaritas sosial. Bukan sekadar tentang bantuan yang diberikan, tetapi tentang kehadiran dan kepedulian ketika masyarakat membutuhkan.
Dengan semangat tersebut, DPD BKPRMI Simalungun berharap kondisi warga terdampak banjir segera pulih. Rumah-rumah yang terdampak dapat kembali ditempati dengan nyaman, aktivitas masyarakat kembali normal, dan seluruh keluarga yang mengalami musibah diberikan kekuatan untuk melewati masa pemulihan.
BKPRMI Simalungun hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan, peduli dan bergerak bersama ketika musibah datang. (Tim)











