SIMALUNGUN – Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam maupun kondisi darurat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Ia menegaskan bahwa Polres Simalungun terus mengedepankan pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.

Menurut AKP Verry Purba, prinsip Salus Populi Suprema Lex Esto—yang dimaknai sebagai keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi—menjadi salah satu landasan semangat pengabdian Polri.

“Prinsip ini menjadi dasar bagi seluruh jajaran Polri, termasuk di wilayah hukum Polres Simalungun, untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” ujarnya.

5.582 Personel Disiapkan

Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi ancaman, Polri secara nasional telah melaksanakan Operasi Aman Nusa I dan Operasi Aman Nusa II.

Melalui operasi tersebut, Mabes Polri menyiagakan 5.582 personel yang dapat dikerahkan untuk membantu wilayah yang membutuhkan penanganan, termasuk dalam menghadapi bencana alam maupun situasi darurat lainnya.

Kesiapan tersebut tidak hanya mengandalkan kekuatan personel. Berbagai sarana pendukung penanganan bencana dan evakuasi juga dipersiapkan agar respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

AKP Verry Purba menyebut kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat.

Masyarakat Diminta Tak Ragu Hubungi 110

Hal senada disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., dalam keterangannya di Cikeas, Jawa Barat, Senin (7/9/2026).

Ia menegaskan bahwa Polri siap membantu masyarakat yang menghadapi situasi darurat maupun bencana.

“Kami siap untuk kemudian membantu. Silakan gunakan hotline yang kami, yaitu 110, karena kami akan siap untuk kemudian merespons dan membantu,” ungkapnya.

Untuk masyarakat Kabupaten Simalungun, AKP Verry Purba mengimbau agar segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menghadapi bencana, keadaan darurat, maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Simalungun, apabila menghadapi situasi darurat, bencana, maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban, jangan ragu untuk segera menghubungi call center 110. Kami akan selalu siap merespons dengan cepat,” tegasnya.

Kesiapsiagaan melalui Operasi Aman Nusa I dan II menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan dukungan personel, sarana, serta sinergi lintas satuan, Polres Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika masyarakat membutuhkan pertolongan dalam situasi darurat.

Keselamatan rakyat bukan sekadar slogan. Di tengah bencana dan keadaan darurat, kecepatan respons dan kehadiran aparat menjadi bagian penting dari pelayanan negara kepada masyarakat. (Tim)