SIMALUNGUN – Respons cepat jajaran Polsek Perdagangan patut diapresiasi. Berawal dari laporan warga melalui pesan WhatsApp, tiga pintu besi warna hijau yang diduga hasil pencurian berhasil ditemukan dan diamankan di pinggir jalan Huta IV Nagori Bandar, Kecamatan Bandar, Minggu (1/3/2026) pagi.
Informasi awal diterima sekitar pukul 09.53 WIB dari seorang warga Kelurahan Perdagangan III yang melihat benda mencurigakan berupa tiga pintu besi tergeletak di pinggir jalan baru. Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh petugas kepolisian tanpa menunggu waktu lama.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, keberhasilan pengamanan barang bukti tersebut merupakan hasil sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Unit Reskrim Polsek Perdagangan bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat melalui WhatsApp. Dari hasil pengecekan di lokasi, petugas menemukan tiga pintu besi yang diduga kuat merupakan barang hasil pencurian,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi, Minggu sore (1/3/2026).
Menindaklanjuti laporan itu, Ka SPK Polsek Perdagangan AIPTU Charles Hutauruk bersama tim Reskrim yang terdiri dari AIPDA G. Tampubolon, AIPDA J. Napitupulu, dan AIPDA Bambang langsung turun ke lokasi guna mengamankan temuan tersebut serta mencegah barang bukti berpindah tangan.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati tiga pintu besi warna hijau dalam kondisi utuh namun diletakkan di pinggir jalan, diduga sengaja ditinggalkan pelaku. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan ciri-ciri pintu besi tersebut identik dengan laporan pencurian yang sebelumnya dibuat oleh korban bernama Edi Cendana pada 25 Februari 2026.
Dalam laporan polisi, korban menyebutkan kehilangan empat pintu besi ruko miliknya. Setelah dicocokkan dengan data laporan, warna, ukuran, serta bentuk pintu yang ditemukan dinyatakan sesuai dengan barang yang dilaporkan hilang.
Kapolsek Perdagangan, IPTU Patar Banjarnahor, SH, MH, menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi dengan korban untuk proses identifikasi kepemilikan sekaligus melengkapi administrasi penyidikan.
“Petugas telah mengamankan tiga pintu besi yang diduga milik korban. Selanjutnya kami akan memanggil korban untuk memastikan kepemilikan dan melanjutkan proses hukum sesuai prosedur,” tegas Kapolsek.
Dari hasil pengecekan, ketiga pintu besi tersebut masih dalam kondisi baik dan diperkirakan memiliki nilai kerugian mencapai jutaan rupiah. Saat ini barang bukti telah diamankan di Mapolsek Perdagangan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Polsek Perdagangan juga tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku pencurian, termasuk menelusuri jalur pengangkutan barang serta kemungkinan lokasi penyimpanan sebelumnya. Petugas berencana melakukan olah TKP baik di lokasi pencurian maupun di titik penemuan barang guna mengumpulkan petunjuk tambahan.
AKP Verry Purba turut mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melapor melalui media digital. Menurutnya, pelaporan berbasis teknologi terbukti efektif mempercepat respons kepolisian di lapangan.
“Ini bukti nyata bahwa partisipasi masyarakat melalui WhatsApp dan media komunikasi lainnya sangat membantu tugas kepolisian. Kecepatan laporan berbanding lurus dengan kecepatan penanganan di lapangan,” ungkapnya.
Korban pencurian, Edi Cendana, menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya sebagian barang miliknya. Ia berharap satu pintu besi yang masih hilang dapat segera ditemukan dan pelaku segera ditangkap.
Sementara itu, Kapolsek Perdagangan menegaskan komitmennya untuk terus memburu pelaku hingga tuntas.
“Kami tidak akan berhenti sampai pelaku tertangkap dan seluruh barang bukti ditemukan. Penyelidikan terus kami lakukan secara intensif,” tegas IPTU Patar Banjarnahor.
Polres Simalungun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan, baik melalui telepon, WhatsApp, maupun datang langsung ke kantor polisi, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Simalungun.
(JND)















