SIMALUNGUN – Polres Simalungun Polsek Tanah Jawa menggelar operasi yang disebut Penyakit masyarakat berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumut STR/295/VII/OPS 1.3/2024 tanggal 14 Juli 2024, dan Surat Perintah Tugas Nomor: SPRIN/63/VII/2024 tanggal 15 Juli 2024 tentang Operasi Pekat Toba 2024.

Dalam pelaksanaanya Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun mengamankan enam wanita pelayan di tempat hiburan 08 Belles Desa Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Sabtu, 14/7/2024 yang dilakukan sekitar pukul 23.30 wib dari lokasi tempat hiburan.

Baca Berita Terkini : Ratusan Warga Bosar Nauli Demo Di Kantor Camat, Minta Pangulu Heppy Sidauruk Turun Dari Jabatannya.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, S.H.,M.H., memerintahkan anggota untuk melakukan razia dan pengecekan lokasi hiburan yang ada di wilayah Hukum Polsek Tanah Jawa dengan Sasara Prostitusi, Pornografi dan Miras (Minuman keras)

Setelah pengecekan, ditemukan enam wanita yang bekerja sebagai seorang pelayan di tempat hiburan tersebut dan sedang memberikan minuman kepada pelanggan laki-laki. Ke enam wanita itu yakni DH (19), LI (21), YS (23), BH (20), BS (21), AB (22) mengakui pekerja melayani minuman setelah diinterogasi oleh petugas.

Kemudian ke enam wanita tersebut dibawa ke Mako Polsek Tanah Jawa untuk memberikan pembinaan kepada ke enam wanita pelayan dan membuatkan surat pernyataan agar tidak menjual minuman keras yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak ada prostitusi online ataupun offline.

Selain itu, Kapolsek Tanah Jawa yang hadir malam itu mengingatkan agar meningkatkan patroli di wilayah hukumnya untuk memberantas pungli, premanisme, dan geng motor guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan terkendali.

Kompol Asmon Bufitra, menyatakan bahwa operasi kali ini merupakan langkah Polsek Tanah Jawa dalam menjalankan instruksi pimpinan untuk memberantas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, termasuk prostitusi, premanisme, miras ataupun pungutan liar.

Operasi Pekat Toba 2024 kali ini diharapkan mampu memberikan efek jera kepada para pelaku dan mencegah tindakan serupa di masa mendatang. “Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan mendata serta patroli di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa. Komitmen kami adalah untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, serta memastikan bahwa masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya tanpa adanya gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” Pungkas Kapolsek.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kejahatan, termasuk perjudian dan prostitusi, kepada pihak kepolisian. Dengan adanya sinergi antara polisi dan masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa terjaga dengan aman.

Baca Berita Terkini : Menindaklajuti Laporan Balap Liar, Unit Polres Simalungun Turun Ke lokasi  Jalan Lintas Siantar – Medan.

Operasi Pekat Toba 2024 tidak hanya menyasar pelaku prostitusi, tetapi juga semua tindakan lain yang dapat meresahkan di tengah masyarakat. Polsek Tanah Jawa menjamin akan terus bekerja keras untuk memberantas segala bentuk kejahatan demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Dengan adanya tindakan tegas dan komitmen dari Polisi diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat bahwa hukum dan keadilan akan selalu ditegakkan di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun. Kapolsek juga berharap agar masyarakat senantiasa mendukung upaya Polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan tidak melakukan tindakan melawan hukum dan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan.

Editor Redaksi : A01