Simalungun | Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Komunitas Relawan North Sumatera (KRNS) melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada korban musibah kebakaran di Nagori Tempel Jaya, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sabtu (30/5/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada Kek Syukur (84), seorang kaum Masjid Al Ikhlas yang tinggal di Huta I Nagori Tempel Jaya. Pria lanjut usia itu mengalami musibah kebakaran yang menghanguskan rumah tempat tinggalnya, sehingga membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak untuk membantu pemulihan pascakejadian.
Aksi sosial ini berawal dari informasi yang disampaikan warga setempat, Asril Samosir, kepada KRNS. Ia mengabarkan kondisi yang dialami Kek Syukur dan berharap komunitas relawan tersebut dapat membantu meringankan beban korban.
Merespons laporan tersebut, Ketua KRNS Simalungun Jonni Damanik bersama keluarga besar KRNS dan para donatur segera bergerak melakukan penggalangan dana. Berkat dukungan dan kepedulian berbagai pihak, bantuan berupa paket sembako dan uang tunai berhasil dikumpulkan dan kemudian diserahkan langsung kepada Kek Syukur.
Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh haru dan kekeluargaan. Kehadiran para relawan menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Ketua KRNS Simalungun, Jonni Damanik, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen KRNS untuk selalu hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Berbagi bukan tentang seberapa banyak yang kita beri, tetapi tentang seberapa besar cinta dalam setiap pemberian. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban yang dialami Kek Syukur serta memberikan semangat untuk bangkit kembali setelah musibah yang terjadi,” ungkap Jonni.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban. Namun, perhatian dan dukungan dari masyarakat diharapkan dapat menjadi penguat bagi Kek Syukur dalam menghadapi masa-masa sulit pascakebakaran.
Kegiatan sosial tersebut turut dihadiri Gamot Huta I Kampung Tempel Misriadi (Adi), Hendra Sukma Sinaga, Dody Saragih, Devi, Lili, Ratna Sari Dewi, dan Suryati yang bersama-sama menyaksikan penyerahan bantuan kepada korban.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan KRNS ini menjadi cerminan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih terpelihara dengan baik di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi antara relawan, donatur, dan warga sekitar, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu ketika menghadapi musibah maupun kesulitan hidup.
“Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul” bukan sekadar ungkapan, tetapi menjadi nilai yang terus diwujudkan melalui aksi nyata demi membantu sesama yang membutuhkan. (Tim)















