SIMALUNGUN – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan nasional kembali dibuktikan. Komandan Kodim (Dandim) 0207/Simalungun, Letkol Inf Agus Muchtadi Rangkuti, S.E., M.I.P., turun langsung ke lapangan meninjau progres pembangunan Jembatan Garuda Perintis di Nagori Dolok Ilir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (11/7/2026).
Peninjauan tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar kualitas, tepat waktu, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mendambakan akses transportasi yang lebih aman dan layak.
Dalam kunjungan itu, Dandim didampingi Pabung Kodim 0207/Simalungun Mayor Inf Arjun Sidauruk, Danramil 05/Serbelawan Kapten Cke B.J. Tampubolon, serta Pasiter Kodim 0207/Simalungun Kapten Inf A. Sinaga.
Di lokasi pembangunan, Dandim meninjau langsung progres pekerjaan sekaligus berdialog dengan pihak pelaksana agar seluruh tahapan pembangunan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.
“Kami berkomitmen mengawal pembangunan Jembatan Garuda Perintis ini agar selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan. Infrastruktur yang baik akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam jangka panjang,” tegas Letkol Inf Agus Muchtadi Rangkuti.
Menurut Dandim, pembangunan Jembatan Garuda Perintis merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan pedesaan. Kehadiran jembatan ini diyakini akan menjadi urat nadi baru yang memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
Selama ini, akses transportasi menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Dolok Ilir I. Dengan hadirnya jembatan tersebut, distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga mobilitas warga diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
Dandim menegaskan, TNI tidak hanya memiliki tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berperan aktif mendukung pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan masyarakat terus diperkuat agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh anggaran, tetapi juga oleh kolaborasi semua pihak. Kami berharap Jembatan Garuda Perintis menjadi infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Simalungun,” ujar Dandim.
Keberadaan Jembatan Garuda Perintis diharapkan menjadi simbol hadirnya pembangunan hingga ke pelosok desa, membuka keterisolasian wilayah, memperkuat konektivitas, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Simalungun. (Tim)











