DELI SERDANG – Jalur nasional Medan–Berastagi kembali memakan korban jiwa. Kecelakaan beruntun yang melibatkan sedikitnya tujuh kendaraan terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (17/7) sekitar pukul 09.45 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya masih menjalani penanganan.
Benturan keras yang melibatkan beberapa kendaraan itu membuat suasana di lokasi berubah mencekam. Sejumlah mobil tampak ringsek dengan kerusakan parah, serpihan kendaraan berserakan di badan jalan, sementara warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan sebelum petugas tiba.
Tim gabungan dari Satlantas Polrestabes Medan, personel kepolisian, serta instansi terkait langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), dan mengurai kemacetan panjang yang terjadi di jalur penghubung Kota Medan dengan Kabupaten Karo tersebut.
Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Widodo SL, membenarkan peristiwa kecelakaan maut tersebut.
«”Iya benar, terjadi kecelakaan di Sibolangit,” kata AKBP Widodo kepada wartawan, Jumat (17/7).»
Hingga proses evakuasi berlangsung, polisi masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban maupun kendaraan yang terlibat. Berdasarkan informasi sementara, kecelakaan tersebut telah merenggut satu korban jiwa.
«”Informasi sementara satu orang meninggal dunia, mudah-mudahan tidak bertambah,” ujar Widodo.»
Penyebab kecelakaan hingga kini masih didalami. Polisi belum bersedia menyimpulkan penyebab insiden tersebut karena tim masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Menanggapi informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan kecelakaan dipicu oleh sebuah truk yang gagal menanjak, AKBP Widodo meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan selesai.
«”Mohon waktu, saat ini petugas sedang melakukan olah TKP,” tegasnya.»
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Jamin Ginting sempat lumpuh total. Antrean kendaraan mengular dari kedua arah karena sebagian badan jalan tertutup kendaraan yang mengalami kerusakan dan proses evakuasi korban.
Petugas kemudian memberlakukan rekayasa arus lalu lintas agar kemacetan tidak semakin parah. Pengguna jalan yang melintasi kawasan Sibolangit diminta bersabar, mengurangi kecepatan, dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Jalur Medan–Berastagi dikenal memiliki medan yang menanjak, menurun, serta dipenuhi tikungan tajam. Kondisi tersebut menuntut setiap pengemudi untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama sistem pengereman, serta selalu menjaga kecepatan dan jarak aman demi mengurangi risiko kecelakaan.
Hingga berita ini diterbitkan, Satlantas Polrestabes Medan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk mendata identitas korban dan seluruh kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.
(Tim Biro Medan)













