SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemerataan pembangunan dengan mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk berbagai program prioritas di Kecamatan Hatonduhan. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih saat kunjungan kerja di Nagori Saribu Asi, Jumat (17/7/2026).

Di hadapan masyarakat, jajaran pemerintah kecamatan, para pangulu, tokoh masyarakat, serta dua Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Bona Uli Rajagukguk dan Jefra Hasudungan Manurung, Bupati memaparkan satu per satu program pembangunan yang telah dialokasikan dalam anggaran pemerintah daerah.

Fokus utama pemerintah tahun ini adalah memperbaiki konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan. Program dengan nilai anggaran terbesar adalah rekonstruksi Jalan Simpang Hatonduhan–Tangga Batu sepanjang 1.720 meter yang dialokasikan sebesar Rp7 miliar. Ruas jalan tersebut selama ini menjadi salah satu akses utama masyarakat dan telah lama dikeluhkan karena kondisinya yang rusak.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Simalungun juga mengalokasikan Rp1 miliar untuk pembangunan Jalan TMMD Nagori Tangga Batu sepanjang 321 meter. Sementara Jalan Parhundalian Jawadipar sepanjang 115 meter memperoleh alokasi Rp300 juta, dan pembangunan Jalan Huta V Saribu Asi sepanjang 242 meter dianggarkan sebesar Rp200 juta.

Menurut Bupati, pembangunan jalan menjadi prioritas karena akan berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Hatonduhan.

“Jalan yang baik akan mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan infrastruktur di Hatonduhan,” ujar Bupati.

Selain infrastruktur jalan, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Untuk meningkatkan produktivitas petani, Pemerintah Kabupaten Simalungun menyalurkan bantuan satu unit Corn Sheller Mobile kepada Nagori Tonduhan dengan nilai Rp65,9 juta. Pemerintah juga menganggarkan rehabilitasi empat paket jalan usaha tani di Nagori Tangga Batu senilai Rp762,7 juta, serta dua paket jalan usaha tani di Nagori Buntu Bayu Hatonduhan senilai Rp381,3 juta.

Di bidang pendidikan, perhatian pemerintah diwujudkan melalui pembangunan sarana dan prasarana SMP Negeri 2 Hatonduhan dengan anggaran lebih dari Rp345 juta guna meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar.

Sementara di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Simalungun mengalokasikan dana untuk revitalisasi Puskesmas Pembantu Tangga Batu sebesar Rp200 juta, serta pembangunan Puskesmas Pembantu Parhundalian Jawadipar dengan nilai yang sama. Program ini diharapkan memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa seluruh alokasi anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke tingkat nagori.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung seluruh program pembangunan agar dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Camat Hatonduhan, para pangulu, tokoh masyarakat, serta dua Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap pembangunan di wilayah Hatonduhan.

Dengan alokasi anggaran yang mencakup pembangunan jalan, peningkatan fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap Kecamatan Hatonduhan dapat memiliki konektivitas yang lebih baik, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (JF)