ANEWSChanel – BPD (Badan Permusyawaratan Desa) di Simalungun sedang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait penyusunan peraturan desa dan tata tertib masyarakat desa (tatib maujana nagori).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Bimtek ini bertujuan untuk mendorong kemajuan desa dan pemangku kepentingan.

Partisipasi aktif masyarakat merupakan pilar fundamental bagi terciptanya pemerintahan desa yang baik (good governance).

Baca Juga : Market Day dan Edukasi Pencegahan Kebakaran, Penutup Tahun Ajaran yang Berkesan di PAUD Melati Buntu Turunan.

Khusus di Kabupaten Simalungun, peran Maujana Nagori sebagai representasi masyarakat memegang peranan krusial dalam menjembatani aspirasi masyarakat dengan aparatur pemerintahan desa. Efektivitas komunikasi dan kolaborasi antara kedua pihak menjadi penentu keberhasilan pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Maujana Nagori: Mediator Aspirasi Masyarakat dan Pemerintahan Desa: Maujana Nagori bertindak sebagai mediator yang efektif antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintahan desa. Mereka tidak hanya menyampaikan aspirasi, namun juga berperan aktif dalam proses pengambilan keputusan dan pengawasan pelaksanaan program pembangunan.

Keberadaan mereka memastikan suara masyarakat terakomodasi dalam setiap kebijakan yang dirumuskan, menghasilkan pemerintahan yang lebih demokratis, transparan, dan akuntabel.

Mekanisme Penyaluran Aspirasi dan Mekanisme penyaluran aspirasi melalui Maujana Nagori dapat bervariasi antar desa, namun umumnya mengikuti alur yang sistematis.

Aspirasi dikumpulkan dari tingkat dusun atau RW, kemudian disalurkan ke tingkat desa melalui jalur formal Maujana Nagori.

Selanjutnya, Maujana Nagori memfasilitasi dialog antara aspirasi masyarakat dengan pemerintahan desa, baik melalui forum resmi seperti rapat desa maupun pertemuan informal.

Pemerintah desa kemudian memproses aspirasi tersebut, mempertimbangkannya dalam perencanaan pembangunan, dan memberikan tanggapan resmi kepada masyarakat melalui jalur Maujana Nagori.

Baca Juga : Berkat Kemitraan, PTPN IV Kebun Balimbingan Mendukung Pelayanan Gereja HKBP Balimbingan.

Pangulu Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Roberton Nainggolan SE yang akrab disapa Bang RN, turut hadir diacara Bimtek PABPDSI yang di gelar diaula Kantor Desa Buntur. Pada Rabu (28/05/2025).

Hadir diacara tersebut Ketua PABPDSI Kabupaten Simalungun Buyung Tanjung, dan beberapa pengurus lainnya, hadir juga  Ketua PABPDSI Kecamatan Hatonduhan L. Manik dan seluruh Maujana Se-kecamatan Hatonduhan.

Di kesempatan tersebut Bang RN yang diberikan waktu menyampaikan kata sambutan, Beliau menyampaikan Terima Kasih dan apresiasi atas dilaksanakan Bimtek untuk seluruh Maujana di Kecamatan Hatonduhan.

Beliau berharap dengan kegiatan ini seluruh Maujana Nagori di Kecamatan Hatonduhan memahami tupoksinya dan selalu menjaga kemitraan dengan para Pangulu.

“Kami di Nagori Buntu Turunan menunjukkan bagaimana implementasi yang efektif dari peran Maujana Nagori. Kolaborasi yang erat antara Maujana Nagori dan pemerintahan Nagori, Ucapnya.

“Itu bisa dilihat dari berbagai program kegiatan. mulai dari perencanaan untuk pembangunan infrastruktur (jalan, irigasi, fasilitas umum) hingga pengembangan sumber daya manusia..

“Maujana di Nagori Buntu Turunan aktif dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, menentukan prioritas pembangunan, dan mengawasi pelaksanaan program dan menjamin pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Kata Bang RN.

“Kami di Nagori Buntu Turunan mengedepankan Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas, karena hal ini merupakan kunci keberhasilan dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Sebagai Pemerintah Nagori, Kami wajib terbuka dalam memberikan informasi publik terkait penggunaan anggaran desa dan proses pengambilan keputusan melalui rapat khusus, Tandas Bang RN.

Baca Juga : Kades dan Bendahara Desa Punggulan Ditahan, Diduga Korupsi Rp 525 Juta.

Kepada Awak Media L. Manik Ketua PABPDSI Kecamatan Hatonduhan, mengatakan, _Maujana Nagori berperan sebagai pengawas transparansi dan akuntabilitas, memastikan dana desa digunakan secara efisien dan efektif untuk kesejahteraan masyarakat.

“Maujana Nagori harus aktif dan berupaya mewujudkan good governance. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan desa, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat.
kerena kepercayaan publik merupakan modal utama dalam membangun desa yang maju, sejahtera, dan demokratis.

“Partisipasi aktif Maujana Nagori dalam pemerintahan desa merupakan kunci dalam membangun pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Tandasnya.

Penulis : Bang Aziz