SIMALUNGUN – Pemerintah Nagori Tanjung Maraja, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan fungsi pemerintahan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut direalisasikan melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap II untuk periode Juli hingga Desember Tahun Anggaran 2025, yang dirangkai dengan penyaluran insentif bagi Guru Sekolah Minggu Tahun 2025.
Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Ruang Harungguan Kantor Pangulu Nagori Tanjung Maraja, dan berlangsung dalam suasana tertib, aman, transparan, serta penuh kebersamaan antara pemerintah nagori, unsur pendamping, dan masyarakat.
Program BLT Dana Desa merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dilaksanakan di tingkat desa/nagori, dengan tujuan utama membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar serta menjaga daya beli warga, khususnya di tengah dinamika ekonomi dan tantangan sosial yang masih dirasakan hingga saat ini.
Pada tahap II ini, Pemerintah Nagori Tanjung Maraja menetapkan sebanyak 33 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai penerima BLT Dana Desa, berdasarkan hasil musyawarah nagori dan verifikasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain BLT Dana Desa, Pemerintah Nagori Tanjung Maraja juga menyalurkan insentif kepada 18 orang Guru Sekolah Minggu, dengan total nilai insentif sebesar Rp1.800.000. Pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi pemerintah nagori atas peran penting para Guru Sekolah Minggu dalam membina karakter, moral, dan spiritual anak-anak serta generasi muda di lingkungan Nagori Tanjung Maraja.
Penyaluran bantuan dan insentif tersebut turut didampingi oleh Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Kodim 0207/Simalungun, Serka Suhadi, sebagai bagian dari sinergi antara TNI dan Pemerintah Nagori dalam mendukung kelancaran program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses penyaluran bantuan berjalan sesuai prosedur, tepat sasaran, serta memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat penerima.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Suhadi menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap program pemerintah nagori.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat, serta menjadi penyemangat bagi para Guru Sekolah Minggu yang telah berperan penting dalam pembinaan karakter dan spiritual generasi muda. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah nagori dan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan penyaluran bantuan ini turut dihadiri oleh Camat Jawa Maraja Bah Jambi Sudiono, SP, M.Si., Pangulu Nagori Tanjung Maraja Marasi Manik, Ketua Maujana Nagori Carles Joi Tindaon, Sekretaris Nagori Kris Samosir, Pendamping Desa Rio S. Simatupang, Bendahara Nagori Retno Tampubolon, para Gamot Nagori Tanjung Maraja, serta masyarakat penerima bantuan.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, pemerintah nagori menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan, agar manfaat Dana Desa benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak menerimanya.
Pemerintah Nagori Tanjung Maraja berharap, melalui penyaluran BLT Dana Desa dan insentif Guru Sekolah Minggu ini, tidak hanya dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial, keagamaan, serta semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sinergi yang terbangun antara pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, TNI, pendamping desa, dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai fondasi dalam mewujudkan Nagori Tanjung Maraja yang sejahtera, berdaya, dan berkelanjutan.
Tim Red : A01




















