Menu

Mode Gelap
 

Peristiwa · 18 Mar 2024 22:40 WIB

Ratusan warga dua desa blokir pintu masuk PT Tindaon Bujing perusahaan perkebunan kelapa sawit


 Ratusan warga dua desa blokir pintu masuk PT Tindaon Bujing perusahaan perkebunan kelapa sawit Perbesar

Padang lawas Utara _  Ratusan warga desa Padang Malakka dan Aek simanap kec. Dolok sigopulon kab.padang lawas Utara melakukan aksi demo dan melakukan pemblokiran dengan cara membakar sejumlah ban bekas tepat di tengah jalan masuk menuju perusahaan perkebunan kelapa sawit swasta PT tindoan bujing kec.dolok sigopulon kab.padang lawas Utara Senin pagi 18/03/2024 .

Suasana sempat terus memanas saat pihak perusahaan sempat tidak mau menemui warga yang melakukan orasi di depan kantor perusahaan , suasana yang sempat memanas dapat di redam setelah pihak kepolisian yang melakukan penjagaan di depan perusahaan berusaha., terus melakukan mediasi antara pihak perwakilan masyarakat dengan pihak perusahaan yang akhirnya mau menemui warga .

Dalam aksi ini warga menuntut kepada perusahaan. PT .tindoan bujing yang sudah berdiri kurang lebih 36 tahun di desa mereka tidak pernah memberikan hasil 20 persen dari perkebunan plasma untuk warga di dua desa yang berada di sekitar lokasi perkebunan kelapa sawit millik PT. Tindoan bujing

Selain itu perusahaan perkebunan sawit ini tidak pernah menyalurkan dana CSR untuk masyarakat desa sekitar perusahaan , perusahaan juga selalu mengunakan alat berat yang kerap merusak jalan dan membuat warga resah, yang lebih parah perusahaan kebun sawit ini tidak ada sama sekali memperkerjakan warga setempat.

Ilham Siregar salah seorang kordinator aksi menyampaikan kepada awak media , pihaknya selama ini sudah cukup kecewa dengan pihak perusahaan yang selama berdiri kurang lebih 36 tahun tidak pernah peduli kepada warga setempat .

” Kami warga dari dia desa yang berada di seputaran lahan perkebunan kelapa sawit PT tindoan bujing merasa cukup kecewa dengan perusahaan , hak hak warga desa yang di atur dalam undang undang selama 30 tahun perusahaan ini berdiri ,tidak pernah di penuhi perusahaan ” tegas Ilham

Sementara itu dari pihak perusahaan yang di pimpin Nur Hidayat selaku askep perusahaan kebun kelapa sawit PT tindoan bujing mengakui pihaknya belum ada memberikan hasil lahan plasma yang seharusnya di keluarkan , namun terkait perkebunan plasma perusahaan masih melakukan proses pengadaan untuk perkebunan Plasma tersebut , untuk bantuan CSR perusahaan mengaku sudah pernah menyalurkan bantuan CSR namun jumlahnya terbatas .

” Kami mengakui perusahaan ini belum memiliki perkebunan plasma yang di atur dalam undang undang , namun kedepanya kami akan melakukan proses agar tuntutan warga dapat terwujud. Selain itu untuk bantuan CSR kami hanya mampu memberi sesuai kemampuan kami ” ujar nur Hidayat

Setelah melakukan aksi di depan kantor perkebunan massa membubarkan diri namun massa mengancam bila apa yang di janjikan perusahaan tidak di wujudkan massa mengancam akan melakukan aksi yang sama dengan massa yang lebih banyak lagi .

Reporter : (RI-2)*

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Di Hari Raya Waisak 13 Napi Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Mendapat Remisi

23 Mei 2024 - 19:40 WIB

Polres Simalungun Selidiki Temuan Bayi Yang Terlantar di Kebun Teh Sidamanik

14 Mei 2024 - 02:22 WIB

Jalan Rusak Di Saribuasih Sebabkan Sebuah Becak Motor Terbakar….!

9 Mei 2024 - 19:04 WIB

Bangunan Desa Dolok Saribu Bangun, Memakan Korban 2 IRT Tewas, Polres Simalungun Periksa Para Saksi.

9 Mei 2024 - 15:49 WIB

Seorang Pelajar Tewas Usai Mengalami Laka Lantas, Sat Lantas Polres Simalungun Bantu Evakuasi Korban.

6 Mei 2024 - 08:06 WIB

Pemancing ditemukan tewas disungai Aekpogos, Polsek Dolok Panribuan Turun Ke TKP

30 April 2024 - 20:30 WIB

Trending di Peristiwa