SIMALUNGUN – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Simalungun. Satu unit rumah semi permanen di Dusun Kampung Kelapa, Nagori Durian Banggal, Kecamatan Raya Kahean, ludes dilalap si jago merah, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Api yang membakar rumah milik warga berinisial P.S tersebut diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena rumah diketahui dalam kondisi kosong.
Kapolsek Raya Kahean, AKP Surianto Pinem, SH, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Kami menerima informasi adanya kebakaran dan langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan serta pengamanan,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian instalasi listrik tepat di atas meteran rumah. Percikan api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar.
“Saksi melihat api berasal dari kabel di atas meteran listrik, sehingga diduga penyebabnya adalah arus pendek,” jelas Kapolsek.
Diketahui, rumah tersebut sudah tidak dihuni selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Sebelumnya sempat dikontrakkan, namun kini dalam keadaan kosong sehingga tidak ada aktivitas saat kebakaran terjadi.
Meski tanpa korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp60 juta. Seluruh bagian rumah semi permanen tersebut dilaporkan hangus terbakar.
Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama aparat desa, personel kepolisian, dan Babinsa. Dengan peralatan seadanya, warga berjibaku memadamkan api menggunakan ember secara estafet hingga api akhirnya berhasil dikendalikan.
“Pemadaman dilakukan secara manual bersama masyarakat hingga api dapat dipadamkan,” tambah AKP Surianto Pinem.
Polisi juga telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mendatangi dan mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Tiga saksi yang telah dimintai keterangan masing-masing berinisial I (46), J.S (40), dan S (62), yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Raya Kahean mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak layak pakai.
“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama pada rumah yang ditinggal dalam waktu lama,” tegasnya.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama yang dipicu oleh korsleting listrik.
Tim















