SIMALUNGUN – Sekolah adalah lembaga pendidikan yang menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, memiliki fungsi untuk mempersiapkan anak didik menggapai masa depan yang cerah, sementara untuk menunjang fasilitas pendidikan yang lebih baik pemerintah melalui kementerian pendidikan memberikan berbagai macam program untuk menunjang kebutuhan sekolah, guru dan anak-anak didik.

Tak terkecuali di SMP Negeri 1 Hatonduhan, yang berlokasi di Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, program dan berbagai fasilitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan juga di gelontorkan melalui Dinas Pendidikan disekolah tersebut.

Namun apa jadinya, jika akses menuju kesekolah roboh. terpantau dilokasi didepan SMP Negeri 1 Hatonduhan, jembatan menuju sekolah roboh dan sepertinya dibiarkan tanpa ada penanganan dari pihak manapun.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun awak media, robohnya jembatan tersebut, menurut Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Hatonduhan, Bapak R. Si nabang, robohnya jembatan tersebut disebabkan becana, “saat hujan deras air sangat besar, sehingga pondasi jembatan yang tergerus tak mampu menahan beban diatasnya, yang pada akhirnya jembatan tersebut roboh. Ucapnya. Pada Kamis (23/01/2025).

“Kami dari pihak sekolah sudah melaporkan hal ini ke Dinas Pendidikan dan ke Dinas BPBD agar permasalahan ini mendapat penanganan, kami juga meminta agar jembatan yang roboh didepan sekolah segera diperbaiki agar anak-anak didik dan para guru tak kesulitan memasuki areal sekolah, namun sepertinya permohonan kami belum mendapatkan jawaban pasti, kami juga belum tau kapan jembatan itu diperbaiki, apalagi saat ini masa transisi di pemerintahan Kabupaten, kami disarankan Dinas untuk membuat jembatan darurat agar akses tak terganggu, Kata Kapala Sekolah SMP Negeri 1 Hatonduhan.

Terkait dengan pertanyaan awak media, perbaikan jembatan tersebut tangung jawab siapa, Kepala Sekolah menjawab, “itu tangung jawab kita bersama bang…! “kerana setelah kita telusuri drainase itu adalah milik Dinas Perairan, maka kita perlu berkoordinasi dengan pihak PSDA, Tandasnya.

Jika menurut kepala sekolah SMP Negeri 1 Hatonduhan Perbaikan jembatan adalah tanggung jawab bersama, maka dipastikan untuk itu perbaikan jembatan tersebut diperkirakan akan memakan waktu yang lama, sementara reruntuhan jembatan terlihat menutupi aliran air, bahkan terlihat sampah dan berbagai macam kotoran menyumbat aliran air, jika hal ini terus dibiarkan kemungkinan besar saat hujan deras datang, air juga akan meluap badan kejalan, dan faktor terburuknya adalah kerusakan tersebut akan merambah ke badan jalan.

Penulis : Aziz