SIMALUNGUN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan rakyat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Tidak menunggu masyarakat datang ke kantor pemerintahan, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih justru turun langsung menemui warganya di Nagori Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kamis (9/7/2026), dengan membawa berbagai pelayanan publik, bantuan sosial, hingga kabar gembira berupa program pembangunan bernilai miliaran rupiah.

Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti di balik meja birokrasi. Melalui konsep pelayanan terpadu jemput bola, Pemerintah Kabupaten Simalungun menghadirkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dalam satu lokasi agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara cepat, mudah, dan tanpa harus mengeluarkan biaya perjalanan ke pusat kecamatan maupun ibu kota kabupaten.

Didampingi para pimpinan perangkat daerah, Bupati Anton meninjau langsung seluruh layanan yang disediakan. Mulai dari administrasi kependudukan, pelayanan BPJS Kesehatan, pelayanan Keluarga Berencana (KB), hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta konsultasi medis bersama tenaga kesehatan Puskesmas Marubun Jaya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga dari berbagai dusun datang membawa KTP maupun Kartu Keluarga untuk memanfaatkan berbagai pelayanan yang disediakan pemerintah. Bagi banyak warga, kehadiran layanan ini sangat membantu karena menghemat waktu, biaya, dan tenaga.

Tak hanya menghadirkan pelayanan administrasi dan kesehatan, Pemkab Simalungun juga membawa solusi untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan menyediakan 1 ton beras, 360 liter minyak goreng, dan 100 papan telur yang dapat dibeli masyarakat dengan harga terjangkau.

Di sisi lain, Dinas Sosial menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan.

Pada kesempatan itu, Bupati Anton juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa Hand Traktor dan Corn Sheller Mobile kepada kelompok tani. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat proses panen, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya senang melihat begitu banyak warga hadir. Ini menunjukkan kebersamaan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk memberikan pelayanan, tetapi juga mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat agar pembangunan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dengan rutin memeriksakan kondisi kesehatan guna mencegah penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes. Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama dalam membangun keluarga yang sejahtera.

Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh orang tua agar terus menjaga dan membimbing anak-anak dari ancaman penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Tidak berhenti pada pelayanan dan bantuan, Bupati Anton turut membawa kabar menggembirakan mengenai berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Tanah Jawa.

Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Simalungun mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan strategis. Di antaranya rekonstruksi Jalan Simpang Nagojor–Nagojor senilai Rp5,6 miliar, serta pembangunan dan rekonstruksi jalan di Nagori Totap Majawa, Baja Dolok, Parbalogan, Marubun Jaya, Balimbingan, Bayu Bagasan, Muara Mulia, Bah Kisat, Kampung Melayu hingga Maligas Tongah.

Sementara itu, pada sektor sumber daya air dan pertanian, pemerintah menganggarkan rehabilitasi Daerah Irigasi Bah Hilang sebesar Rp1,5 miliar, rehabilitasi Daerah Irigasi Sitampulak Rp1 miliar, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Maligas Tongah senilai Rp2,5 miliar, serta bantuan alat pertanian modern untuk mendukung peningkatan hasil produksi petani.

Di bidang pendidikan dan kesehatan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan sarana dan prasarana SMP Negeri 3 Maligas Tongah, revitalisasi Puskesmas Pembantu Bayu Bagasan, serta revitalisasi SD Negeri 091559 Banua dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.

Camat Tanah Jawa Andi Supandri bersama Pangulu Nagori Totap Majawa Martua Sihotang menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati yang terus menghadirkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat.

Sementara itu, tokoh masyarakat Edi Suwitno berharap pembangunan jalan di wilayah Maligas Tongah dapat segera direalisasikan. Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah mendukung legalitas lembaga sosial pembina anak yatim di daerah tersebut, sekaligus mengapresiasi kinerja Penjabat Pangulu yang dinilai aktif melayani masyarakat.

Kunjungan kerja ini menjadi gambaran nyata arah pembangunan Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan Bupati Anton Achmad Saragih, yakni menghadirkan pemerintahan yang responsif, pelayanan yang mudah dijangkau, serta pembangunan yang merata hingga ke pelosok nagori.

Melalui langkah jemput bola ini, Pemerintah Kabupaten Simalungun ingin memastikan bahwa setiap kebijakan, setiap program, dan setiap rupiah anggaran benar-benar bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Tanoh Habonaron Do Bona yang semakin maju, sehat, dan sejahtera. (JF)