Simalungun – Kecamatan Hatonduhan menjadi salah satu kecamatan yang paling mencuri perhatian dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 Tingkat Kabupaten Simalungun Tahun 2026. Di tengah ketatnya persaingan antar kafilah dari seluruh kecamatan, Hatonduhan berhasil menunjukkan kualitas dan semangat juang luar biasa hingga mampu mengukir prestasi membanggakan.
Prestasi gemilang tersebut semakin lengkap setelah salah satu putri terbaik Hatonduhan, Rafika Nurrahmah, sukses meraih juara pada cabang Mujawwad Remaja Putri dan mendapatkan hadiah istimewa berupa ibadah Umroh ke Tanah Suci yang diserahkan langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, pada malam penutupan MTQ di Lapangan Bola Kaki PTPN IV Regional I Kebun Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Rabu malam (20/05/2026).
Sorak bangga dan haru dari rombongan kafilah Hatonduhan pecah ketika nama Rafika Nurrahmah diumumkan sebagai salah satu penerima hadiah utama MTQ Ke-52. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa Kecamatan Hatonduhan terus berkembang sebagai daerah yang serius membina generasi muda Qur’ani.
Keberhasilan itu bukan diraih secara instan. Di balik kemenangan tersebut terdapat kerja keras, latihan panjang, disiplin, serta dukungan penuh dari para pembina, tokoh agama, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat Hatonduhan yang terus mendorong lahirnya generasi cinta Al-Qur’an.
Selain prestasi individu yang membanggakan, Kecamatan Hatonduhan juga berhasil masuk dalam jajaran kecamatan dengan perolehan nilai terbaik pada MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun Tahun 2026. Hal ini menjadi pencapaian penting sekaligus membuktikan bahwa Hatonduhan mampu bersaing dengan kecamatan-kecamatan besar lainnya.
Semangat dan kekompakan kafilah Hatonduhan selama pelaksanaan MTQ menjadi sorotan tersendiri. Sejak awal perlombaan hingga malam penutupan, para peserta tampil penuh percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik di berbagai cabang lomba.
Keberhasilan Hatonduhan juga menjadi simbol kebangkitan semangat syiar Islam di tengah masyarakat. Pembinaan tilawah, pendidikan agama, serta penguatan akhlak generasi muda yang terus dilakukan selama ini mulai menunjukkan hasil yang membanggakan.
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, dalam sambutannya menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda agar memiliki iman kuat dan akhlak mulia di tengah tantangan zaman.
“Kita ingin melalui MTQ ini lahir generasi Qur’ani yang mampu menjadi teladan di masyarakat, menjauhi pengaruh negatif, dan membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati.
Keberhasilan Kecamatan Hatonduhan di MTQ tahun ini diharapkan menjadi motivasi besar bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
Prestasi yang diraih Rafika Nurrahmah dan seluruh kafilah Hatonduhan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Lebih dari sekadar kemenangan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Kecamatan Hatonduhan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat iman dan berakhlak mulia.
Dengan semangat yang terus menyala, Kecamatan Hatonduhan diyakini akan terus menjadi salah satu kekuatan besar dalam pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Simalungun dan mampu mencetak prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
(Tim)











