SIMALUNGUN | ANEWS-Chanel — Masyarakat Dusun V Aek Suha, Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, bersama sejumlah tokoh masyarakat berharap pembangunan jalan pertanian di kawasan tersebut benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Harapan tersebut disampaikan masyarakat kepada Media ANEWS-Chanel sebagai bentuk perhatian terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur pertanian yang menggunakan anggaran pemerintah dan diperuntukkan bagi kepentingan para petani serta masyarakat sebagai penerima manfaat.
Terpantau, proyek pembangunan jalan pertanian di Dusun V Aek Suha tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp190.380.800.
Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek di lokasi pekerjaan, kegiatan pembangunan tersebut dikerjakan oleh CV. Clarisa Bintang Cemerlang.
Bagi masyarakat Dusun V Aek Suha, pembangunan jalan pertanian bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Jalan tersebut diharapkan menjadi akses penting bagi masyarakat dan petani dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya menuju kawasan pertanian, membawa pupuk dan sarana produksi hingga mengangkut hasil panen.
Karena itu, masyarakat berharap pembangunan tersebut tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, kokoh dan mampu bertahan dalam jangka waktu panjang.
“Kami berharap pekerjaan jalan pertanian ini benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi. Jangan hanya selesai dibangun, tetapi setelah beberapa waktu sudah mengalami kerusakan. Kami masyarakat yang nantinya akan menggunakan jalan ini dan merasakan langsung manfaatnya,” ujar salah seorang warga kepada Media ANEWS-Chanel.
Dengan nilai proyek mencapai Rp190.380.800, masyarakat berharap anggaran yang telah dialokasikan pemerintah tersebut dapat dipertanggungjawabkan melalui hasil pekerjaan yang benar-benar berkualitas.
Warga menilai, pembangunan yang menggunakan uang negara harus menghasilkan manfaat nyata dan maksimal bagi masyarakat.
Jangan sampai sebuah proyek hanya terlihat baik saat masih baru selesai dikerjakan, namun dalam waktu yang tidak lama justru mengalami kerusakan sehingga kembali membebani masyarakat dan pemerintah.
Kekhawatiran tersebut menjadi alasan masyarakat meminta seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara profesional dan sesuai perencanaan.
Mulai dari persiapan pekerjaan, kualitas material yang digunakan, proses pelaksanaan di lapangan hingga tahap penyelesaian, semuanya diharapkan mengacu pada spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Sejumlah tokoh masyarakat Dusun V Aek Suha juga berharap tidak ada pihak yang bermain-main dengan kualitas pekerjaan.
Menurut mereka, nilai sebuah pembangunan bukan hanya terletak pada besarnya anggaran yang tercantum di papan proyek, tetapi harus dapat dibuktikan melalui kualitas hasil pekerjaan di lapangan.
“Anggaran sudah disediakan pemerintah. Kami berharap pekerjaan ini benar-benar memberikan hasil yang sesuai. Jangan sampai anggarannya besar, tetapi masyarakat menerima pekerjaan yang kualitasnya tidak bertahan lama,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.
Selain menaruh perhatian terhadap kualitas pekerjaan, masyarakat Dusun V Aek Suha juga berharap pengawasan terhadap proyek tersebut dapat dilakukan secara maksimal selama masa pengerjaan.
Masyarakat meminta agar pengawasan tidak hanya sebatas administrasi atau dilakukan setelah pekerjaan hampir selesai.
Pengawasan lapangan dinilai sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dan spesifikasi teknis.
Pihak Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun sebagai instansi terkait diharapkan dapat memastikan pekerjaan yang dibiayai melalui DAU tersebut benar-benar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.
Petugas teknis maupun pihak yang memiliki tanggung jawab dalam pengawasan diharapkan melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Pengawasan harus benar-benar diperketat. Jangan sampai setelah proyek selesai baru ditemukan kekurangan atau persoalan. Kalau sejak awal diawasi dengan baik, setiap pekerjaan yang tidak sesuai tentu dapat segera diperbaiki,” ujar warga.
Masyarakat menilai pengawasan merupakan salah satu kunci penting dalam menjaga kualitas pembangunan.
Sebab, pekerjaan yang baik tidak hanya bergantung pada pelaksana proyek, tetapi juga pada sistem pengawasan yang berjalan secara efektif dan bertanggung jawab.
Keberadaan jalan pertanian di Dusun V Aek Suha memiliki arti penting bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.
Jalan yang layak dan berkualitas diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat menuju lahan pertanian serta mempermudah proses pengangkutan kebutuhan pertanian dan hasil panen.
Akses jalan yang baik juga diharapkan dapat membantu mengurangi hambatan transportasi dan mendukung peningkatan produktivitas para petani.
Karena itu, masyarakat berharap proyek tersebut benar-benar dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.
Menurut warga, pembangunan jalan pertanian seharusnya menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat.
Namun manfaat tersebut hanya dapat dirasakan apabila kualitas pekerjaan benar-benar dijaga sejak awal.
Pekerjaan yang dilakukan sekadar mengejar target penyelesaian, tanpa memperhatikan mutu dan ketahanan, dikhawatirkan akan mengurangi manfaat pembangunan yang seharusnya dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.
Masyarakat berharap CV. Clarisa Bintang Cemerlang sebagai pelaksana pekerjaan dapat menjalankan proyek tersebut secara profesional dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan pekerjaan diharapkan tetap mengutamakan kualitas, penggunaan material yang sesuai serta pengerjaan berdasarkan ketentuan dan spesifikasi yang telah direncanakan.
Warga menegaskan bahwa masyarakat tidak bermaksud menghambat pembangunan.
Sebaliknya, perhatian masyarakat terhadap proyek tersebut merupakan bentuk kepedulian agar pembangunan yang menggunakan anggaran publik dapat memberikan manfaat maksimal.
“Masyarakat hanya berharap apa yang dibangun dengan uang negara benar-benar dikerjakan dengan baik dan sesuai aturan. Kami ingin jalan ini nantinya benar-benar bermanfaat dan tahan lama,” ujar warga.
Masyarakat berharap keberhasilan proyek jalan pertanian tersebut tidak hanya diukur berdasarkan laporan administrasi dan status pekerjaan yang dinyatakan selesai.
Menurut warga, ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah kualitas hasil pekerjaan dan manfaat yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.
Proyek pembangunan diharapkan tidak sekadar selesai secara fisik dan kemudian tercatat sebagai pekerjaan yang telah rampung.
Lebih dari itu, jalan pertanian tersebut harus mampu bertahan dan mendukung aktivitas masyarakat dalam waktu yang panjang.
Karena itu, masyarakat meminta agar setiap tahapan pekerjaan benar-benar diperhatikan.
Jika ditemukan pekerjaan yang dinilai belum sesuai dengan ketentuan teknis, masyarakat berharap dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan sebelum pekerjaan dinyatakan selesai.
Sejumlah warga Dusun V Aek Suha berharap pengawasan dilakukan sejak pekerjaan dimulai hingga selesai.
Mereka tidak ingin persoalan baru muncul setelah pembangunan selesai dan jalan mulai digunakan masyarakat.
“Lebih baik diawasi sejak sekarang. Jangan nanti setelah jalan rusak baru dilakukan evaluasi. Karena masyarakat berharap jalan pertanian ini benar-benar dibangun untuk jangka panjang,” tegas salah seorang warga.
Dengan nilai anggaran sebesar Rp190.380.800, masyarakat berharap hasil pembangunan dapat sebanding dengan anggaran yang telah dikucurkan.
Masyarakat Dusun V Aek Suha juga berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan tersebut dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing secara profesional.
Pelaksana pekerjaan diharapkan menjaga kualitas, pihak yang melakukan pengawasan diminta bekerja maksimal, sementara instansi terkait diharapkan memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan.
Media ANEWS-Chanel akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan proyek pembangunan jalan pertanian di Dusun V Aek Suha, Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.
Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial media terhadap pembangunan yang menggunakan anggaran publik.
Media ANEWS-Chanel juga membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, CV. Clarisa Bintang Cemerlang maupun pihak-pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Harapan masyarakat Dusun V Aek Suha pada dasarnya sederhana, namun memiliki arti penting:
Anggaran harus digunakan secara bertanggung jawab. Pekerjaan harus sesuai spesifikasi. Pengawasan harus diperketat. Dan hasil pembangunan harus benar-benar tahan lama.
Sebab, sebuah proyek tidak cukup hanya dinilai dari besarnya nilai anggaran atau papan nama yang berdiri di lokasi pekerjaan.
Pada akhirnya, masyarakat akan menilai pembangunan dari hasil nyata yang dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya.
Pekerjaan boleh selesai dalam hitungan bulan, tetapi masyarakat berharap jalan pertanian di Dusun V Aek Suha dapat memberikan manfaat selama bertahun-tahun.
(Tim)











