SIMALUNGUN – Aksi brutal seorang pria di jalan umum yang menendang pengendara hingga terjatuh lalu menghajarnya tanpa ampun, akhirnya berujung di balik jeruji. Unit Reskrim Polsek Perdagangan bergerak cepat dan tanpa kompromi meringkus pelaku berinisial Nanda Ardi (24), Kamis (9/4/2026).
Peristiwa ini terjadi pada Rabu pagi (25/3/2026) di Jalan Desa Pulolawan, Nagori Bah Gunung, Kecamatan Bandar Huluan. Korban, Deni Pratama, saat itu hanya melintas usai mengantar adiknya. Namun tanpa sebab jelas, pelaku membentak korban saat berpapasan.
Tak dihiraukan, pelaku justru tersulut emosi. Ia memutar arah, mengejar korban, lalu dengan brutal menendang sepeda motor hingga korban terhempas ke parit.
Belum puas, pelaku turun dan menghajar korban dengan pukulan bertubi-tubi ke wajah. Korban pun tak berdaya, mengalami luka memar, bengkak di pipi, luka di hidung, serta cakar di leher.
Aksi nekat itu sempat disaksikan warga yang melintas dan langsung memberikan pertolongan. Sementara pelaku kabur meninggalkan korban dalam kondisi terluka.
Tak butuh waktu lama, polisi bergerak. Berdasarkan laporan korban dan penyelidikan intensif, pelaku akhirnya diburu hingga ke tempat persembunyiannya dan langsung diamankan.
Di hadapan petugas, pelaku tak bisa mengelak. Ia mengakui seluruh aksi brutalnya.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan jalanan.
“Ini peringatan keras. Setiap aksi premanisme akan kami tindak tegas. Tidak ada toleransi,” tegasnya.
Kapolsek Bandar Huluan, IPTU Patar Banjarnahor, memastikan proses hukum terhadap pelaku akan berjalan hingga tuntas.
Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Aksi brutal yang sempat membuat resah warga itu pun berakhir di tangan aparat.
Pesan tegas dari polisi: coba-coba bikin onar di jalan, siap-siap berurusan dengan hukum.
JND














