ANEWS-Chanel – Beberapa hari lalu, media sosial sempat dihebohkan oleh kasus pembunuhan seorang gadis penjual gorengan berusia 18 tahun bernama Nia Kurnia Sari.
Nia ditemukan tewas terkubur pada Minggu (8/9) di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Kasus pembunuhan ini menyisakan banyak misteri, terutama terkait sosok pelaku pembunuhan.
Setelah dilakukan penyelidikan beberapa waktu lalu, polisi akhirnya menetapkan seorang pria berinisial IS, 26, sebagai tersangka utama dalam kasus ini. Penetapan tersangka diumumkan oleh Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu AA Reggy.
Dia menyatakan bahwa berdasarkan fakta, barang bukti, dan keterangan saksi, pihaknya yakin IS adalah pelakunya.
“Berdasarkan fakta, barang bukti, dan keterangan saksi, kami telah menetapkan tersangka dalam kasus ini dengan inisial IS,” kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, pada Minggu (15/9)
IS diketahui merupakan warga Padang Pariaman, Hingga saat ini tersangka IS masih buron dan belum berhasil ditangkap. Polisi menduga bahwa IS bersembunyi di hutan sekitar lokasi kejadian.
Pada satu kesempatan, warga sempat melihatnya bersembunyi di sebuah gubuk di dalam hutan, namun saat polisi mendatangi tempat tersebut, IS telah melarikan diri. Hanya tas milik tersangka yang ditemukan di lokasi, berisi barang-barang pendukung yang memperkuat penyelidikan.
Penemuan tas ini turut dikonfirmasi oleh Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, yang membenarkan penemuan tas terduga milik pelaku tersebut.
“Iya benar telah ditemukan tas saat pengejaran di hutan. Berdasarkan keterangan saksi lainya tas yang ditemukan identik dengan tersangka,” kata Faisols.
Wajah terduga pelaku pembunuh nia tersebut, bersebaran di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun instagram @pkufyp.
“DPO buronan/terduga pelaku pembunuh NKS padang Pariaman,” tulis akun tersebut dalam unggahanya.
Kasus pembunuhan Nia menjadi sorotan publik setelah jasad ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Awalnya, Nia dinyatakan hilang pada Jumat (6/9), setelah tidak pulang dari rutinitas berjualan gorengan di sore hari.
Pencarian yang dilakukan oleh keluarga dan warga setempat baru membuahkan hasil pada Minggu (8/9), ketika barang-barang milik korban ditemukan di semak-semak, diikuti dengan penemuan gundukan tanah merah yang ternyata menjadi tempat jasad Nia terkubur.
Korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan tanpa busana, menimbulkan dugaan kuat bahwa ia telah dirudapaksa sebelum dibunuh. (….)
Editor Redaksi : A01















