SIMALUNGUN – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Simalungun, Jumat (31/7/2026) malam, memicu meluapnya Sungai Sikam dan merendam permukiman warga serta ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Di tengah situasi darurat tersebut, jajaran Polsek Dolok Batu Nanggar Polres Simalungun bergerak tanpa menunggu lama. Personel berpacu dengan waktu mengevakuasi warga, mengamankan arus lalu lintas, dan membantu masyarakat yang terjebak banjir.

Aksi cepat aparat kepolisian berhasil mencegah dampak yang lebih besar. Di saat sebagian warga panik menyelamatkan diri dan harta benda, personel Polsek Dolok Batu Nanggar telah berada di lokasi untuk memberikan pertolongan, mengatur lalu lintas, serta memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 15.20 WIB, menegaskan bahwa kehadiran personel di lokasi bencana merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Begitu menerima informasi banjir, personel langsung bergerak menuju lokasi. Fokus utama kami adalah menyelamatkan warga, membantu proses evakuasi, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Inilah wujud Polri yang hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi musibah,” tegas AKP Verry Purba.

Kapolsek Dolok Batu Nanggar IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom., M.H. menjelaskan, hujan berintensitas tinggi sejak sore menyebabkan debit Sungai Sikam meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga di Pasar Bawah, Kelurahan Serbalawan, serta menggenangi Jalan Medan Simpang Pondok Batu Silangit, Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok.

Akibat derasnya luapan air, ruas Jalinsum sempat lumpuh total. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas sehingga antrean panjang kendaraan dari dua arah tak dapat dihindari.

Melihat kondisi tersebut, personel Polsek Dolok Batu Nanggar langsung melakukan rekayasa dan pengaturan arus lalu lintas, memberikan imbauan kepada para pengendara agar tidak memaksakan diri menerobos banjir, sekaligus membantu pengguna jalan yang terjebak di lokasi.

Di tengah situasi tersebut, sebuah sepeda motor yang nekat menerobos arus deras dilaporkan mogok dan terseret banjir hingga ke area perkebunan milik PT Bridgestone. Beruntung pengendaranya berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Sementara di kawasan Pasar Bawah, luapan Sungai Sikam merendam sedikitnya 150 rumah warga. Air yang naik dengan cepat membuat sejumlah keluarga tidak sempat menyelamatkan seluruh barang berharganya. Bahkan, tiga warga sempat terjebak di dalam rumah sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh personel Polsek Dolok Batu Nanggar bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Simalungun.

Tanpa mengenal waktu dan cuaca, petugas menyusuri genangan banjir untuk memastikan tidak ada lagi warga yang tertinggal. Mereka juga membantu mengamankan anak-anak, lansia, serta mengarahkan warga menuju lokasi yang lebih aman.

“Hingga pukul 02.30 WIB dini hari, debit air mulai berangsur surut. Meski demikian, personel tetap bersiaga dan melakukan pemantauan karena kondisi cuaca masih berpotensi berubah,” jelas IPTU Rido V. Pakpahan.

Saat ini sebagian warga yang rumahnya masih tergenang memilih mengungsi ke rumah kerabat maupun tetangga yang berada di lokasi lebih tinggi. Sementara personel Polsek Dolok Batu Nanggar bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan pendataan, pemantauan, serta membantu kebutuhan warga terdampak.

Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Di tengah bencana yang datang tanpa peringatan, kesigapan personel Polsek Dolok Batu Nanggar menjadi bukti nyata komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara untuk selalu hadir, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat kapan pun dibutuhkan. (Tim)