SIMALUNGUN – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Nagori Bandar Selamat, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Warga bersama Pemerintah Nagori bahu-membahu memperbaiki sejumlah titik jalan berlubang di Jalan Bombongan Urat, Minggu (20/9/2026).
Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan memanfaatkan pasir dan semen hasil kebersamaan masyarakat bersama Pemerintah Nagori Bandar Selamat. Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian warga dalam menjaga akses jalan yang setiap hari digunakan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap infrastruktur tidak hanya menunggu penanganan pemerintah. Masyarakat ikut mengambil bagian dengan memperbaiki kerusakan ringan yang dapat ditangani secara bersama-sama.
Gamot Huta II Nagori Bandar Selamat, Edi Hartono, mengatakan gotong royong merupakan bentuk komitmen masyarakat dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Simalungun menjaga kondisi infrastruktur di lingkungan mereka.
“Ini merupakan komitmen kami bersama masyarakat dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Simalungun. Jalan yang berlubang kami perbaiki secara swadaya dengan pasir dan semen, hasil kebersamaan masyarakat dan Pemerintah Nagori Bandar Selamat,” ujarnya.
Menurut Edi, Jalan Bombongan Urat memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses penghubung antar-nagori menuju pusat Kecamatan Dolok Batu Nanggar.
Karena itu, menurutnya, gotong royong tidak hanya dilakukan ketika kondisi jalan mengalami kerusakan. Kegiatan tersebut telah menjadi agenda rutin masyarakat setiap minggu.
“Gotong royong ini rutin kami laksanakan setiap minggu. Selain memperbaiki jalan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” tambahnya.
Semangat warga tersebut mendapat apresiasi dari Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, S.E., M.Si., yang hadir langsung dalam kegiatan gotong royong.
Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam merawat fasilitas umum merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus dukungan terhadap pembangunan daerah.
“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat Bandar Selamat. Gotong royong seperti ini merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Siti Aminah berharap budaya gotong royong terus dipertahankan dan semakin mengakar di tengah masyarakat.
Menurutnya, pembangunan dan pemeliharaan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi masyarakat.
“Kami akan terus mendorong dan mendukung kegiatan positif seperti ini. Dengan kebersamaan, kepedulian dan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di lingkungan dapat kita tangani secara bertahap,” katanya.
Suasana gotong royong berlangsung penuh kebersamaan. Warga bersama Pemerintah Nagori turun langsung memperbaiki titik-titik jalan yang berlubang agar akses masyarakat dapat digunakan dengan lebih nyaman dan aman.
Bagi warga Bandar Selamat, perbaikan tersebut bukan sekadar menutup lubang di badan jalan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana dan dilakukan bersama-sama.
Semangat tersebut menjadi bagian dari kerja nyata bersama masyarakat dalam mendukung Simalungun Maju, dimulai dari kepedulian, kebersamaan dan kemauan masyarakat untuk menjaga lingkungan di wilayahnya.
(JF)









