Medan – Solidaritas tanpa sekat kembali ditunjukkan komunitas ojek online Sumatera Utara. Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitarnya (Godams) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana banjir, khususnya rekan-rekan driver ojol yang terdampak di sejumlah wilayah Sumut.
Bantuan berupa beras tersebut akan disalurkan kepada driver ojol korban banjir di Langkat, Tanjung Pura, Binjai, Marelan, Hamparan Perak, hingga Kampung Aur, Kota Medan. Aksi ini menjadi bukti bahwa kepedulian sesama pengemudi ojol tidak berhenti di jalan, tetapi juga hadir di saat-saat paling sulit.
Ketua Godams, Agam Zubir, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud empati dan rasa senasib sepenanggungan antar sesama driver ojol.
“Ini adalah bentuk solidaritas dan keprihatinan kami terhadap saudara-saudara sesama ojol yang terdampak banjir. Kita semua merasakan duka yang sama. Bantuan beras ini akan kami salurkan langsung kepada rekan-rekan ojol korban banjir di beberapa daerah,” ujar Agam kepada wartawan, Minggu (21/12).
Agam menambahkan, sebelum penyaluran bantuan beras ini, Godams juga telah turun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan darurat berupa obat-obatan, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak banjir dan longsor.
“Kami melihat langsung kondisi di lapangan. Dampak banjir dan longsor sangat luar biasa. Banyak rumah rusak, fasilitas umum terdampak, bahkan ada warga yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, dan anggota keluarganya,” ungkapnya.
Menurut Agam, kehadiran komunitas ojol di tengah bencana bukan semata-mata soal bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral agar para korban tidak merasa sendirian menghadapi musibah.
Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
“Sudah saatnya kita bersatu dan meninggalkan ego struktural. Pemulihan bencana membutuhkan kerja bersama. Kami mengapresiasi peran TNI-Polri yang terus mengawal para korban serta memastikan distribusi logistik dan kebutuhan masyarakat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Aksi kemanusiaan Godams ini menjadi contoh nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih hidup kuat di tengah masyarakat, khususnya di kalangan driver ojol yang sehari-hari bergelut dengan kerasnya kehidupan jalanan.
Tim Red : Biro Sumut












