ANEWS-Chanel : Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa, atau yang sering disingkat menjadi Musrenbang adalah salah satu tahap kunci dalam perencanaan pembangunan di tingkat desa. Kegiatan ini memiliki peran penting dalam menggali potensi serta aspirasi masyarakat setempat untuk merancang pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.l desa.
Tujuan utama dari Musrenbang desa adalah menciptakan perencanaan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan, serta melibatkan seluruh warga desa,
Hal inilah yang dilaksanakan Pemerintah Nagori Jawa Tongah II, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Pada Senin (06/01/2025).
Kegiatan Musrenbang tersebut, dihadiri Pangulu Jawa Tongah II Limpo Suhardo Rajagukguk, Camat Hatonduhan yang wakili Sekcam Rinton Damanik, Kasih Pemerintahan Duma Naibaho, Babinkamtibmas Aiptu RH Sianturi, Babinsa, Kordinator Pendamping Desa, Perwakilan UPTD Kesehatan, Pendidikan, Pertanian, Perangkat Desa, Mujannah, Gamot, Tokoh Masyarakat dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.
Acara diawali kata pembuka, yang disampaikan Pangulu Jawa Tongah II Limpo Suhardo Rajagukguk, Ia menyebutkan “Musrenbang Desa tujuannya adalah untuk menggali potensi yang ada didesa serta mendengar seluruh aspirasi dari masyarakat yang berada di dusun melalui Gamot. Ungkapnya.
Lebih jauh Limpo Rajagukguk Mengatakan “Kita Mengidentifikasi Prioritas Pembangunan, Melalui diskusi dan perdebatan terbuka, masyarakat dapat menentukan proyek-proyek pembangunan yang sangat penting dan mendesak untuk kebutuhan masyarakat Desa.
” Serta meningkatkan keterlibatan masyarakat, Musrenbang desa memberi warga desa kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses perencanaan, sehingga mereka merasa memiliki pembangunan tersebut.
Kemudian, memastikan transparansi dan akuntabilitas, dalam forum ini, seluruh anggaran dan sumber daya yang akan digunakan untuk proyek-proyek pembangunan didiskusikan secara terbuka, sehingga memastikan transparansi dan akuntabilitas.
“Guna meningkatkan kualitas pembangunan, maka kita akan melibatkan masyarakat, kebijakan dan program pembangunan akan lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi warga, sehingga meningkatkan kualitas pembangunan tersebut. Terang Pangulu.
Hal senada juga disampaikan Ibu Supiani Selaku Kordinator Pendamping Desa, Ia memaparkan tentang penggunaan Dana Desa, dan juknis yang bisa digelontorkan melalui Dana Desa.
“Dalam rapat musdus beberapa waktu lalu kita sudah menyampaikan apa-apa saja yang perlu diusulkan, untuk menentukan RKP 2025 maka kita perlu pematangan usulan, agar Dana Desa yang digelontorkan tidak menyalahi aturan dan juknis yang ditetapkan Kemendes. Jelasnya.
Dalam rapat musrenbang tersebut, sejumlah kepala UPT menyampaikan sejumlah usulan, diantaranya UPT Kesehatan yang menyampaikan perlunya melakukan penyuntikan Rabies, pengadaan lampu jalan dan menjaga lingkungan dari penyakit DBD.

Sementara dari UPT Pertanian Kecamatan Hatonduhan menyampaikan beberapa masalah kelompok tani dan penyaluran pupuk bersubsidi yang ada di Jawa Tengah II.
Terpisah sejumlah Kader KB yang direkrut UPT BKKBN Hatonduhan bermohon agar diberikan honor, kerana selama ini mereka tak mendapatkan honor, sementara tuntutan laporan terus diminta. Pintanya.
Menjawab beberapa masalah, yang menyangkut kesejahteraan masyarakat Desa Jawa Tengah II, Pangulu Limpo Rajagukguk akan berkoordinasi dengan Maujana Nagori, Pendamping Desa dan seluruh perangkat desa, guna melakukan kebijakan yang tepat yang tidak melanggar aturan. (Aziz)
Editor Redaksi : Pimred















