SIMALUNGUN – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Simalungun menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial dan lingkungan. Dipimpin langsung Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., ratusan personel gabungan melaksanakan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan wisata Pantai Bebas Parapat, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari itu menjadi simbol kuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi wisata prioritas nasional.

Kapolres Simalungun memimpin langsung apel sebelum pelaksanaan aksi bersih-bersih lingkungan. Dalam arahannya, AKBP Marganda Aritonang menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama demi menciptakan kawasan wisata yang nyaman, sehat, dan membanggakan.

“Parapat adalah salah satu wajah Sumatera Utara di mata wisatawan. Karena itu, menjaga kebersihan dan keindahannya bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolres.

Usai apel, personel gabungan bergerak menyisir sejumlah titik mulai dari kawasan Jalan Parapat Hita hingga Pantai Bebas Parapat. Sampah yang berserakan di sepanjang jalan, trotoar, drainase, dan area publik dibersihkan secara gotong royong.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Surat Perintah Kapolres Simalungun Nomor Sprin/540/VI/KEP./2026 tanggal 11 Juni 2026.

Menurutnya, Gerakan Indonesia Asri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan serentak jajaran Polda Sumatera Utara dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

“Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui aksi nyata yang manfaatnya langsung dirasakan. Menjaga lingkungan yang bersih dan sehat merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Bhayangkari Cabang Simalungun, Koramil 11 Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, pemerintah kelurahan dan nagori, BNPB, serta komunitas pecinta wisata Parapat.

Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang, Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, Camat Girsang Sipangan Bolon Victor B. Sijabat, Danramil 11 Parapat Kapt. Inf. Paul Sitorus, para lurah, pangulu, serta seluruh pejabat utama Polres Simalungun.

Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan dan mendukung kemajuan sektor pariwisata.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi pun menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai aksi bersih-bersih yang melibatkan berbagai unsur ini memberikan contoh nyata pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata sebagai aset bersama.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran Kapolres beserta seluruh jajaran di tengah masyarakat menunjukkan wajah Polri yang humanis, responsif, dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Polres Simalungun kembali menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremonial, melainkan momentum pengabdian untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat”, kawasan Pantai Bebas Parapat yang merupakan gerbang wisata Danau Toba diharapkan semakin bersih, indah, dan nyaman sehingga mampu memberikan kesan positif bagi setiap wisatawan yang berkunjung. (Tim)