SIMALUNGUN – Upaya membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan taat hukum terus dilakukan jajaran Polres Simalungun. Melalui program Police Goes to School, Kapolsek Dolok Batu Nanggar IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom., M.H. bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara di SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar, Senin (27/7/2026), sekaligus menyampaikan pesan-pesan moral, kebangsaan, dan kesadaran hukum kepada ratusan pelajar.
Kegiatan yang berlangsung di halaman SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar, Jalan Karya Bakti Ujung, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun itu dimulai pukul 07.30 WIB dan diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX, dewan guru, serta jajaran personel Polsek Dolok Batu Nanggar.
Kapolsek Dolok Batu Nanggar IPTU Rido V. Pakpahan mengatakan, kehadiran Polri di lingkungan sekolah merupakan bagian dari komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar, melalui pendekatan edukatif dan humanis.
“Program Police Goes to School merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memberikan edukasi kepada para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, memiliki kesadaran hukum, cinta tanah air, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi usai kegiatan.
Dalam amanatnya sebagai Pembina Upacara, IPTU Rido menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh karakter yang baik. Karena itu, ia mengajak seluruh siswa menjadikan nilai “Knowledge is Power, But Character is More” sebagai pedoman dalam menjalani pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
“Ilmu pengetahuan memang merupakan kekuatan. Namun karakter yang baik jauh lebih berharga. Siswa yang cerdas tetapi tidak memiliki kejujuran, disiplin, rasa hormat, dan tanggung jawab akan sulit menjadi pribadi yang bermanfaat. Sebaliknya, ilmu yang dibarengi akhlak mulia akan melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa,” tegasnya.
Kapolsek juga mengingatkan para pelajar untuk selalu menghormati orang tua sebagai sosok yang telah berjuang membesarkan dan mendidik mereka. Ia menegaskan bahwa menghargai guru, mematuhi tata tertib sekolah, serta menjaga sopan santun merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Selain itu, ia memberikan perhatian khusus terhadap maraknya berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat menghancurkan masa depan pelajar. Ia mengajak seluruh siswa menjauhi perundungan (bullying), tawuran, kekerasan, hingga penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
“Jangan pernah mencoba narkoba karena sekali terjerumus, masa depan bisa hancur. Pilihlah lingkungan pergaulan yang positif, bertemanlah dengan mereka yang mendorong kalian untuk belajar, berprestasi, dan berbuat baik. Masa depan kalian jauh lebih berharga daripada kesenangan sesaat,” pesannya.
Di bidang keselamatan berlalu lintas, IPTU Rido juga mengingatkan para siswa agar tidak mengendarai sepeda motor apabila belum memenuhi persyaratan usia maupun belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Ia juga mengimbau agar para pelajar tidak menggunakan knalpot brong maupun melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
“Disiplin berlalu lintas adalah bagian dari disiplin hidup. Patuh terhadap aturan berarti kita menghargai keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Upacara bendera berlangsung dengan khidmat sesuai tata upacara, mulai dari penghormatan kepada bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, UUD 1945, janji siswa, amanat Pembina Upacara, doa hingga penutupan dengan lagu nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Intel IPDA M. Purba, Kanit Binmas IPDA Jansen P. Napitupulu, Bhabinkamtibmas AIPTU Simson Purba dan AIPDA Tigor Manurung, Kepala SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar Mairelli Brayani Sianturi, S.Pd., M.M., beserta seluruh tenaga pendidik.
Pihak sekolah menyambut positif kehadiran jajaran Polsek Dolok Batu Nanggar. Kehadiran polisi di tengah lingkungan pendidikan dinilai mampu memberikan motivasi sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan, kedisiplinan, toleransi, kesadaran hukum, serta kepedulian para siswa terhadap bahaya narkoba, bullying, dan tawuran.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme. Melalui program Police Goes to School, Polres Simalungun berharap sinergi antara Polri dan dunia pendidikan terus terjalin erat sehingga mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, serta menjadi generasi penerus bangsa yang bertanggung jawab dan taat hukum. (Tim)












