SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina di Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan Kecamatan Siantar oleh Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, Jumat (31/7/2026).
Peresmian dua lembaga pendidikan anak usia dini tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun yang diawali dengan satu tahun pendidikan prasekolah. Program ini diyakini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, kreativitas, dan daya saing anak sejak usia dini sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Simalungun menegaskan bahwa investasi terbesar suatu daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas manusia yang dimulai sejak masa kanak-kanak.
“PAUD merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak. Apa yang ditanamkan pada masa emas pertumbuhan mereka akan menjadi bekal penting dalam menentukan masa depan. Karena itu, pendidikan prasekolah harus menjadi perhatian bersama,” ujar Ny. Darmawati.
Menurutnya, berdirinya TK Negeri Pembina bukan sekadar menambah fasilitas pendidikan, tetapi menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.
“Hari ini kita tidak hanya meresmikan sebuah gedung sekolah. Kita sedang meneguhkan komitmen bersama untuk menyiapkan generasi Simalungun yang cerdas, sehat, berkarakter, kreatif, dan memiliki daya saing sejak usia dini. Pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari fondasi yang kuat,” tegasnya.
Bunda PAUD berharap TK Negeri Pembina mampu menjadi pusat pembelajaran yang menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, ramah anak, bersih, sehat, dan menyenangkan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan usia dini juga sangat ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik yang profesional, penuh kasih sayang, inovatif, dan mampu mengembangkan potensi setiap anak sesuai bakat serta minatnya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan.
“Pendidikan bukan hanya tugas pemerintah atau guru semata. Orang tua, dunia usaha, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Dengan kolaborasi yang kuat, kita akan mampu melahirkan generasi yang unggul,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Darmawati juga memberikan perhatian khusus terhadap pola asuh anak di era digital. Ia mengingatkan para orang tua agar tidak hanya memperhatikan pendidikan formal, tetapi juga kesehatan, gizi, serta penggunaan teknologi di lingkungan keluarga.
Ia mengimbau agar anak-anak dibiasakan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan mengurangi makanan yang mengandung penyedap rasa, pengawet, serta bahan tambahan secara berlebihan demi mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak secara optimal.
Selain itu, orang tua juga diminta lebih bijaksana dalam memberikan akses terhadap telepon genggam kepada anak-anak.
“Berikan pendampingan saat anak menggunakan gadget, batasi waktu penggunaannya, dan dorong mereka lebih banyak berinteraksi dengan keluarga, bermain, membaca, berolahraga, dan melakukan berbagai aktivitas positif yang mampu merangsang kreativitas serta perkembangan sosial mereka,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Bunda PAUD Kabupaten Simalungun turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh guru PAUD yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter anak-anak.
“Guru PAUD memiliki peran yang sangat mulia. Mereka bukan hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan, membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membentuk kepribadian anak. Teruslah menjadi pendidik yang inspiratif dan penuh kasih sayang,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun atas perhatian yang diberikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran TK Negeri Pembina akan menjadi motivasi bagi seluruh penyelenggara PAUD untuk terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Simalungun. Kehadiran TK Negeri Pembina ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini sehingga mampu melahirkan generasi penerus yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berprestasi,” katanya.
Kedatangan Bunda PAUD yang didampingi Ketua Pokja PAUD Kabupaten Simalungun, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, beserta jajaran disambut hangat oleh camat, unsur Forkopimca, para kepala sekolah, guru PAUD, peserta didik, orang tua murid, serta masyarakat.
Suasana penuh keakraban dan keceriaan mewarnai kegiatan tersebut. Bunda PAUD berkeliling meninjau ruang-ruang belajar, melihat kesiapan sarana pendidikan, berdialog dengan para guru, serta berinteraksi langsung dengan anak-anak yang menyambutnya dengan penuh antusias.
Sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang kepada peserta didik, Bunda PAUD juga menyerahkan bingkisan kepada seluruh anak-anak sebagai motivasi agar semakin bersemangat mengikuti proses belajar dan mengembangkan potensi mereka sejak usia dini.
Melalui peresmian TK Negeri Pembina di Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan Kecamatan Siantar, Pemerintah Kabupaten Simalungun optimistis kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini akan terus meningkat. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, inovatif, dan berdaya saing sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 sekaligus mendukung visi Kabupaten Simalungun yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (Jf)












