Simalungun – Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara resmi digelar pada 8–10 Mei 2026 di Parapat, Kabupaten Simalungun.

Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Meneguhkan Peran KAHMI Sebagai Penjaga Pilar Demokrasi, Perekat Umat dan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, serta dibuka secara resmi oleh Abdulah Puteh.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemakaian pakaian adat yang dilakukan langsung oleh Bupati Simalungun kepada jajaran pengurus KAHMI Sumatera Utara sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah dan nilai-nilai kearifan lokal.

Camat Siti Aminah Siregar turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan Muswil VII MW KAHMI Sumut tersebut.

Dalam keterangannya, ia berharap seluruh rangkaian Muswil dapat berjalan lancar, aman, dan penuh semangat persaudaraan serta mampu melahirkan kepengurusan yang solid, amanah, dan berintegritas.

“Selamat dan sukses atas pelaksanaan Muswil VII MW KAHMI Sumut di Parapat. Semoga forum ini menghasilkan pemikiran-pemikiran terbaik serta memperkuat peran KAHMI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di Sumatera Utara,” ujar Siti Aminah Siregar.

Ia juga menilai KAHMI memiliki kontribusi besar dalam kehidupan sosial kemasyarakatan melalui kiprah para alumninya di berbagai bidang pengabdian, mulai dari pemerintahan, pendidikan, sosial kemasyarakatan hingga pembangunan daerah.

Menurutnya, pelaksanaan Muswil menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar alumni HMI sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan umat, dan semangat kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

Muswil VII MW KAHMI Sumut dihadiri para alumni HMI dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara dalam suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat pengabdian untuk umat serta bangsa.

(JF)