SIMALUNGUN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Jefra H. Manurung, SH, turun langsung melakukan monitoring pengerjaan perbaikan dan pengaspalan jalan Saribuasih menuju Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, bersama tim dari Kejaksaan.

Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres pengerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, dan kualitas pekerjaan yang telah ditetapkan.

Kehadiran Jefra H. Manurung di lokasi menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pembangunan infrastruktur daerah, khususnya proyek perbaikan jalan yang selama puluhan tahun menjadi keluhan masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, perhatian tertuju pada pelaksanaan pekerjaan pengaspalan, kondisi hasil pengerjaan, serta kemungkinan adanya bagian pekerjaan yang masih perlu diperbaiki atau disempurnakan.

Pengawasan langsung di lapangan dinilai penting agar pembangunan yang menggunakan anggaran daerah benar-benar terlaksana secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Simalungun, Hotbinson Damanik, juga turun langsung memantau pekerjaan pengaspalan bersama sejumlah petugas PU dan pihak vendor, Jumat (6/11/2026).

Kehadiran Kadis PUPR tersebut bertujuan memastikan pekerjaan yang dilaksanakan vendor berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.

Perbaikan jalan Saribuasih menuju Tangga Batu merupakan salah satu pembangunan yang sangat dinantikan masyarakat Kecamatan Hatonduhan.

Ruas jalan tersebut selama puluhan tahun mengalami kerusakan dan menjadi keluhan warga. Kondisi jalan yang tidak memadai dinilai menghambat aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas, kegiatan ekonomi, pendidikan, serta kebutuhan sehari-hari.

Bagi masyarakat, jalan tersebut bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga akses penting yang menghubungkan aktivitas antarwilayah.

Persoalan infrastruktur yang berlangsung cukup lama ini akhirnya mendapat perhatian pemerintah daerah setelah berbagai aspirasi disampaikan kepada pihak terkait.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Jefra H. Manurung, SH, menjadi salah satu pihak yang turut mendorong agar perbaikan jalan tersebut diprioritaskan.

Sebagai wakil rakyat dari Kecamatan Hatonduhan yang berdomisili di Nagori Tangga Batu dan setiap hari melintasi jalan tersebut, Jefra mengetahui secara langsung kondisi serta persoalan yang dihadapi masyarakat.

Melalui kegiatan reses, persoalan jalan Saribuasih menuju Tangga Batu menjadi salah satu aspirasi yang disuarakan kepada Bupati Simalungun.

Dorongan tersebut dilakukan agar pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat yang telah lama menantikan perbaikan.

Setelah kunjungan Bupati Simalungun ke Kecamatan Hatonduhan, perbaikan jalan Saribuasih menuju Tangga Batu mendapat perhatian pemerintah daerah dan akhirnya direalisasikan dengan anggaran hampir Rp7 miliar.

Pekerjaan pengaspalan tersebut mencakup panjang kurang lebih 1,8 kilometer.

Realisasi pembangunan ini menjadi langkah penting dalam menjawab keluhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi kondisi jalan rusak.

Meski demikian, anggaran yang tersedia belum mampu menuntaskan seluruh persoalan kerusakan jalan.

Pekerjaan yang dilaksanakan masih menyisakan sekitar 400 meter ruas jalan yang belum terselesaikan.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat harapan warga sejak awal adalah memperoleh akses jalan yang baik secara menyeluruh.

Dengan masih adanya sisa ruas yang belum diperbaiki, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat kembali mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan pembangunan pada tahap berikutnya.

Monitoring yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Jefra H. Manurung bersama tim Kejaksaan menjadi bagian dari perhatian terhadap pelaksanaan proyek di lapangan.

Pengawasan tersebut diharapkan dapat memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan tidak mengabaikan kualitas.

Di sisi lain, Kadis PUPR Hotbinson Damanik bersama petugas teknis dan pihak vendor juga melakukan pemantauan langsung terhadap proses pengaspalan.

Keterlibatan Dinas PUPR dalam pengawasan teknis menjadi penting untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Pembangunan dengan anggaran hampir Rp7 miliar tentu membutuhkan pengawasan yang serius, baik dari sisi pelaksanaan, kualitas material, maupun hasil akhir pekerjaan.

Masyarakat berharap jalan yang telah diperbaiki dapat bertahan dalam jangka panjang dan tidak kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Karena itu, penyelesaian pekerjaan tidak hanya menjadi ukuran keberhasilan proyek, tetapi juga harus diikuti dengan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Perjuangan pembangunan jalan Saribuasih menuju Tangga Batu juga tidak terlepas dari peran legislatif dalam menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.

Diketahui, terdapat empat anggota DPRD Kabupaten Simalungun yang berasal dari Kecamatan Hatonduhan.

Masyarakat berharap seluruh wakil rakyat dari daerah tersebut dapat terus bersinergi memperjuangkan kebutuhan infrastruktur, termasuk menyelesaikan sisa jalan yang belum tertangani.

Perhatian terhadap pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu orang, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab terhadap kepentingan masyarakat.

Dengan sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, Dinas PUPR, dan masyarakat, pembangunan infrastruktur di Kecamatan Hatonduhan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan.

Perbaikan jalan Saribuasih menuju Tangga Batu menjadi bukti bahwa persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan masyarakat akhirnya mendapat penanganan.

Namun, pekerjaan sepanjang 1,8 kilometer tersebut belum sepenuhnya menjawab seluruh kebutuhan masyarakat karena masih menyisakan sekitar 400 meter jalan yang belum diperbaiki.

Masyarakat berharap sisa ruas tersebut tidak luput dari perhatian pemerintah daerah dan dapat menjadi prioritas pada penganggaran berikutnya.

Bagi warga, jalan yang baik bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan kebutuhan mendasar untuk menunjang aktivitas ekonomi, memperlancar mobilitas, dan meningkatkan kesejahteraan.

Dengan adanya monitoring langsung dari Wakil Ketua DPRD dan Kadis PUPR, masyarakat berharap pengerjaan yang sedang berlangsung dapat diselesaikan dengan baik, tepat kualitas, dan sesuai ketentuan.

Pembangunan yang berkualitas serta pengawasan yang berkelanjutan menjadi kunci agar anggaran yang telah dikucurkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Redaksi ANEWS-Chanel
Independen, Lugas dan Inspiratif.