SIMALUNGUN – Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan ulama terus dilakukan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara. Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., menyambangi Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Simalungun di Jalan Asahan Km 17, Nagori Bangun, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Selasa (27/10/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah membangun komunikasi dan memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menghadapi ancaman peredaran narkotika yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Hal itu disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 19.56 WIB.
Menurutnya, kunjungan yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Simalungun dalam membangun hubungan harmonis dengan para ulama, tokoh masyarakat, dan cendekiawan Muslim dari berbagai organisasi keagamaan.
“Ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat. Polisi bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani,” ujar AKP Verry Purba.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Intelkam AKP Tombor Marbun, S.H., dan Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky Bonari Siahaan, S.H., M.H. Rombongan disambut Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Simalungun periode 2026–2031, Buya Erayadi, yang juga dikenal sebagai Tuan Guru Syekh Karimuddin, M.Pd., pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah.
Sejumlah pengurus PCNU turut hadir, di antaranya Kyai Saifuddin Zainuri selaku Wakil Rais, Ibnu Hisyam selaku Sekretaris, Muhammad Arif selaku Wakil Ketua, serta para wakil sekretaris, yakni Irwansyah, Muhammad Abdullah Siddiq, Lutfi Al Abroor, dan H. Kalam Sinaga. Pengurus Muslimat NU Kabupaten Simalungun juga menghadiri pertemuan tersebut.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kapolres Hendri tidak lagi memperkenalkan diri secara formal karena jajaran PCNU Simalungun sebelumnya telah lebih dahulu bersilaturahmi ke Mapolres Simalungun pada Kamis (22/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari pendekatan Polres Simalungun kepada seluruh organisasi keagamaan di wilayah hukumnya.
Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat berkembang menjadi kerja sama nyata, terutama dalam mendukung program kepolisian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kami mohon dukungan agar dapat berkolaborasi dalam menjalankan program-program kepolisian yang berorientasi dan melakukan pendekatan kepada masyarakat,” ucap AKBP Hendri.
Kolaborasi tersebut dinilai penting karena menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Dukungan tokoh agama, keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat juga dibutuhkan untuk membangun lingkungan yang aman serta mencegah berkembangnya berbagai persoalan sosial.
Terlebih dalam upaya memerangi narkotika, pendekatan hukum perlu berjalan beriringan dengan edukasi, pembinaan moral, dan kepedulian masyarakat agar upaya pencegahan dapat menjangkau berbagai lapisan.
Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Simalungun, Buya Erayadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres. Ia menyebut AKBP Hendri sebagai Kapolres pertama yang mendatangi Kantor PCNU Kabupaten Simalungun.
Buya Erayadi juga menjelaskan bahwa PCNU Kabupaten Simalungun membawahi 16 Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama. Struktur organisasi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas komunikasi dan membangun sinergi dengan kepolisian hingga ke tingkat wilayah.
“Nahdlatul Ulama Kabupaten Simalungun siap 24 jam menjadi mitra Kamtibmas Polres Simalungun,” tegas Buya Erayadi.
Pernyataan tersebut menegaskan kesiapan PCNU untuk mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Kemitraan antara ulama dan kepolisian diharapkan tidak berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi diwujudkan melalui komunikasi berkelanjutan dan kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Pertemuan yang berakhir sekitar pukul 15.10 WIB itu berlangsung lancar dan kondusif. Kunjungan ke PCNU tersebut merupakan kelanjutan dari silaturahmi Kapolres dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun pada hari yang sama.
Langkah merangkul organisasi keagamaan ini menunjukkan pentingnya membangun kemitraan lintas elemen dalam menjaga keamanan daerah. Ulama memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan moral, memperkuat persatuan, serta mengajak masyarakat menjauhi narkotika dan berbagai perilaku yang merugikan masa depan generasi muda.
Namun, sinergi yang kuat pada akhirnya perlu dibuktikan melalui tindakan nyata. Komunikasi yang terjaga, edukasi yang berkelanjutan, serta respons terhadap persoalan masyarakat menjadi bagian penting agar kemitraan tersebut tidak sekadar menjadi agenda kunjungan.
Dengan dukungan PCNU dan berbagai organisasi keagamaan lainnya, Polres Simalungun berharap tercipta kerja sama yang semakin solid dalam mewujudkan kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
Semangat Polisi Bersama Masyarakat, Melindungi, Mengayomi, dan Melayani diharapkan terus menjadi landasan dalam membangun kepercayaan publik serta memperkuat kebersamaan untuk memerangi narkotika di Kabupaten Simalungun.
Tim Redaksi: M. Rafik










