SIMALUNGUN – Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., menyerap langsung aspirasi masyarakat melalui kegiatan Subuh Keliling (SULING) di Masjid Al Manshuriyah, Jalan Rajaminpurba, S.H., Huta VI, Kelurahan Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 04.30 WIB ini menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat pesan pentingnya “Saring Sebelum Sharing” dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan implementasi program prioritas Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat, sekaligus wujud pendekatan Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.

“Subuh Keliling bukan sekadar kegiatan ibadah bersama, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi, mendengar keluhan, dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi sekitar pukul 07.50 WIB.

Kapolres hadir bersama Wakapolres Simalungun KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kabag Log KOMPOL Pandapotan Butar Butar, S.H., Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky Bonari Siahaan, S.H., M.H., sejumlah pejabat utama dan personel Polsek Gunung Malela.

Turut hadir Camat Siantar Muhammad Iqbal, S.STO., M.SP., Pangulu Pamatang Simalungun Mangihut Saut Manik, S.H., Gamot Wandi, pengurus BKM, tokoh agama H. Taufik Ritonga, serta sekitar 50 jamaah.

Setelah melaksanakan salat Subuh berjamaah, Kapolres berdialog langsung dengan jamaah. Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan diri sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Kapolres Ingatkan Bahaya Hoaks

Dalam dialog tersebut, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, hoaks berpotensi memicu keresahan, kesalahpahaman, hingga konflik di tengah masyarakat.

Kapolres mengajak warga menerapkan prinsip “Saring Sebelum Sharing” dengan memeriksa sumber informasi, memastikan fakta, dan membandingkan berita dengan pemberitaan media kredibel sebelum meneruskannya kepada orang lain.

Masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai ciri-ciri informasi palsu, seperti judul provokatif, sumber tidak jelas, ajakan menyebarkan pesan secara berantai, serta penggunaan foto atau video lama dengan narasi yang menyesatkan.

“Jika ragu dan belum sempat mengecek kebenarannya, berhenti di kita. Jangan ikut menyebarkannya,” demikian pesan Kapolres yang disampaikan melalui AKP Verry Purba.

Warga Keluhkan Warung Tuak dan Minta Patroli Malam

Selain membahas penyebaran hoaks, dialog tersebut turut mengungkap persoalan keamanan lingkungan yang menjadi perhatian warga.

Tokoh agama H. Taufik Ritonga menyampaikan harapan agar warung tuak di sekitar lingkungan mereka membatasi jam operasional hingga pukul 23.00 WIB. Warga juga meminta peningkatan patroli malam untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres menyatakan akan meningkatkan patroli malam melalui personel Polsek Gunung Malela. Ia juga akan berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) agar Bhabinkamtibmas bersama perangkat kelurahan memberikan penyuluhan kepada pemilik warung tuak mengenai pentingnya menjaga ketertiban lingkungan.

Kapolres turut merespons permintaan jamaah agar personel kepolisian dapat menjadi imam salat berjamaah di masjid tersebut. Ia menegaskan bahwa anggota Polri harus mampu menjadi teladan dan menghadirkan suasana damai di tengah masyarakat.

“Kehadiran Polri harus membawa kedamaian dan kesejukan bagi masyarakat,” ungkap AKP Verry Purba menyampaikan pesan Kapolres.

Aduan Bisa Disampaikan Melalui Layanan 110 dan Halo Pak Kapolres

Untuk mempercepat penanganan laporan masyarakat, Kapolres mengimbau warga agar segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengalami gangguan kamtibmas. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis.

Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan informasi, pengaduan, dan keluhan melalui program “Halo Pak Kapolres Simalungun” melalui WhatsApp. Saluran ini menjadi sarana komunikasi langsung bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian kepolisian, termasuk warga yang menginginkan kerahasiaan identitasnya dalam menyampaikan pengaduan.

Menurut AKP Verry Purba, kegiatan Subuh Keliling akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 06.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu memanfaatkan jalur komunikasi yang tersedia. Setiap informasi dan aspirasi masyarakat menjadi masukan penting bagi kepolisian untuk meningkatkan pelayanan serta menjaga keamanan lingkungan,” pungkasnya. (Tim)