SIMALUNGUN – Kerja keras dan semangat kebersamaan kafilah Kecamatan Dolok Batu Nanggar membuahkan hasil membanggakan. Dalam Festival Seni dan Qasidah Tingkat Kabupaten Simalungun Tahun 2026, kecamatan ini berhasil meraih Terbaik II Umum, sekaligus mengharumkan nama daerah melalui prestasi di bidang seni Islami.

Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh kafilah, pelatih, pendamping, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

Festival yang berlangsung pada 24–26 Oktober 2026 di Aula Tuan Johan Garingging, Hotel Simalungun City, Pematang Raya, resmi ditutup oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, pada Senin (26/10/2026).

Bagi Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar, raihan Terbaik II Umum bukan sekadar penghargaan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan potensi generasi muda dalam mengembangkan seni Islami.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kafilah, peserta, pelatih, pendamping, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan doa. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kebersamaan, kita berhasil meraih Terbaik II Umum,” ujar Siti Aminah Siregar.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil perjuangan bersama yang patut disyukuri dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Dolok Batu Nanggar.

Menurutnya, festival seni dan qasidah bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk mengejar gelar juara, tetapi juga wadah membina bakat, menumbuhkan kreativitas, memperkuat kecintaan terhadap seni Islami, serta menyebarkan nilai-nilai keagamaan melalui lantunan lagu religi dan qasidah.

Siti Aminah juga memberikan penghargaan kepada para peserta yang berhasil meraih juara di berbagai cabang perlombaan. Sementara itu, peserta yang belum memperoleh hasil terbaik diminta tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan.

“Bagi kafilah yang telah meraih prestasi, jangan cepat berpuas diri. Teruslah berlatih dan tingkatkan kemampuan. Bagi yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan berjuang,” pesannya.

Camat Dolok Batu Nanggar itu turut menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, pendamping, orang tua, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan festival.

Ia menilai, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun kekompakan dan menjaga semangat para peserta selama mengikuti perlombaan.

Ke depan, prestasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan kafilah secara berkelanjutan. Dengan persiapan yang lebih matang, evaluasi terhadap hasil perlombaan, serta dukungan masyarakat, Dolok Batu Nanggar diharapkan mampu meningkatkan prestasi pada festival berikutnya.

“Terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah berjuang membawa kebanggaan bagi Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bersatu, meningkatkan pembinaan, dan meraih hasil yang lebih baik pada masa mendatang,” tutupnya.

Prestasi boleh dirayakan, tetapi pembinaan tidak boleh berhenti. Raihan Terbaik II Umum Festival Seni dan Qasidah Kabupaten Simalungun 2026 diharapkan menjadi langkah penting dalam melahirkan generasi muda yang berprestasi, mencintai seni Islami, serta berkontribusi dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

Tim Redaksi: JF
Media ANEWS Chanel
Independen, Lugas dan Inspiratif