SIMALUNGUN – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum strategis bagi jajaran Partai Amanat Nasional (PAN) untuk memperkuat barisan dan menegaskan arah perjuangan politik ke depan. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Konsolidasi dan Silaturahmi Ramadhan bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sumatera Utara dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD PAN Simalungun.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel De Prima Kualanamu, Minggu (1/3/2026), tidak sekadar menjadi agenda administratif partai, tetapi menjadi panggung konsolidasi politik yang sarat pesan ideologis, penguatan struktur, dan penegasan target elektoral. Suasana khidmat terasa sejak awal acara hingga ditutup dengan buka puasa bersama yang mempererat silaturahmi antar-kader lintas tingkatan.

Acara tersebut dihadiri langsung Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eko Patrio, yang akrab disapa Mas Eko. Kehadirannya menegaskan perhatian serius DPP terhadap dinamika dan potensi politik di Kabupaten Simalungun. Dari DPW PAN Sumatera Utara turut hadir Ketua DPW H. Syah Afandin, Sekretaris Dedy Irawan, Bendahara Mora Harahap, serta jajaran pengurus inti DPW lainnya.

Sementara itu, kepengurusan DPD PAN Simalungun yang resmi menerima SK terdiri dari Ketua H. Zonny Waldi, Sekretaris Dadang Pramono SP, Bendahara Nofian Wahyudi, Wakil Bendahara Sujadi, serta Rahmadan Rangkuti bersama jajaran pengurus lainnya yang siap menggerakkan roda organisasi.

Dalam arahannya, Sekjen DPP PAN Mas Eko Patrio menegaskan bahwa konsolidasi yang dilakukan bukan sekadar seremoni internal, melainkan bagian dari strategi besar partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

Menurutnya, PAN harus tampil sebagai partai yang mampu membaca aspirasi masyarakat secara tajam dan menghadirkan solusi konkret atas persoalan ekonomi, sosial, dan kesejahteraan rakyat.

“Konsolidasi adalah fondasi kemenangan. Struktur harus solid, kader harus militan, dan kerja-kerja politik harus nyata di tengah masyarakat. PAN tidak boleh jauh dari rakyat,” tegasnya.

DPW PAN Sumut juga menekankan pentingnya pembentukan dan penguatan struktur hingga tingkat kecamatan dan nagori/desa. Mesin partai, kata mereka, harus bergerak serentak, terorganisir, dan memiliki target yang jelas.

Ketua DPD PAN Simalungun, H. Zonny Waldi, dalam pidatonya menyampaikan bahwa kepengurusan baru membawa semangat pembaruan dengan visi:

“Mewujudkan PAN Simalungun sebagai partai modern, religius, progresif, dan menjadi rumah besar perjuangan rakyat Simalungun.”

Visi tersebut diterjemahkan dalam sejumlah misi strategis:

  1. Memperkuat konsolidasi internal dan sistem kaderisasi yang terstruktur.
  2. Membangun komunikasi politik yang inklusif dengan tokoh agama, pemuda, perempuan, dan seluruh elemen masyarakat.
  3. Mengawal kebijakan publik agar berpihak kepada petani, pelaku UMKM, buruh, dan kelompok masyarakat kecil.
  4. Menyiapkan kader-kader potensial yang berintegritas dan kompeten untuk maju dalam kontestasi legislatif maupun eksekutif.
  5. Menyusun strategi pemenangan Pemilu berbasis data, kerja lapangan, dan pendekatan langsung kepada konstituen.

Ia menegaskan bahwa PAN Simalungun tidak ingin hanya hadir sebagai pelengkap demokrasi, tetapi sebagai kekuatan politik yang benar-benar diperhitungkan.

Dalam forum tersebut ditegaskan target politik yang jelas dan terukur, yakni membentuk satu fraksi penuh di DPRD Kabupaten Simalungun pada Pemilu mendatang.

Target ini dinilai realistis mengingat potensi suara PAN di sejumlah kecamatan serta semangat kader yang terus tumbuh. Dengan penguatan struktur dan konsolidasi berjenjang, DPD PAN optimistis mampu meningkatkan perolehan kursi secara signifikan.

“Kami tidak ingin hanya menjadi penonton dalam dinamika politik daerah. PAN harus memiliki satu fraksi penuh agar dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat secara maksimal di DPRD,” ujar Ketua DPD dengan penuh optimisme.

Satu fraksi penuh di DPRD diyakini akan memperkuat posisi tawar partai dalam menentukan arah kebijakan daerah, mengawal anggaran, serta memastikan pembangunan berjalan adil dan merata.

Silaturahmi Ramadhan ini bukan hanya simbol kebersamaan spiritual, tetapi juga menjadi refleksi bahwa perjuangan politik harus dilandasi nilai-nilai moral, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

Kebersamaan antara DPP, DPW, dan DPD dalam satu komando perjuangan menunjukkan soliditas struktural PAN dari pusat hingga daerah. Sinergi ini menjadi pesan kuat bahwa PAN siap memasuki fase baru perjuangan politik di Simalungun.

Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, PAN Simalungun menegaskan komitmennya untuk bekerja lebih keras, lebih terstruktur, dan lebih dekat dengan rakyat—demi mewujudkan target besar: satu fraksi kuat di DPRD Kabupaten Simalungun dan menjadi kekuatan politik yang membawa perubahan nyata.

Editor : Bang Aziz