SIMALUNGUN — Pondok Pesantren Tuan Guru Batak Serambi Babussalam, Nagori Jawa Tonga, Kecamatan Hatonduhon, Kabupaten Simalungun, menjadi saksi lahirnya sebuah ikhtiar besar dalam pembangunan peradaban Qurani. Melalui prosesi peletakan batu pertama, pembangunan Rumah Tahfiz Quran Haji Sugiat Santoso resmi dimulai, Minggu (1/2/2026), dalam suasana khidmat, religius, dan sarat makna kebangsaan.

Momentum bersejarah ini turut dihadiri Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., yang hadir mewakili Kapolres Simalungun. Kehadiran pimpinan Polri tersebut menjadi simbol nyata dukungan institusi negara terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda.

Kegiatan groundbreaking yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini dihadiri ratusan undangan dari berbagai unsur, mulai dari Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Dr. H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., hingga Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin menegaskan bahwa pembangunan Rumah Tahfiz Quran bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Groundbreaking Rumah Tahfiz Quran ini adalah momen penting bagi kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Simalungun. Polres Simalungun mendukung penuh setiap kegiatan positif yang bertujuan membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter kebangsaan,” ujar Kompol Imam saat dikonfirmasi wartawan, Minggu sore sekitar pukul 14.14 WIB.

Ia menambahkan, kehadiran jajaran Polres Simalungun dalam kegiatan ini merupakan wujud konkret sinergi Polri dengan tokoh agama dan masyarakat.

“Rumah Tahfiz Quran memiliki peran strategis dalam mencetak generasi Qurani. Pendidikan agama adalah fondasi penting dalam menjaga ketertiban sosial dan memperkuat moral bangsa. Polri hadir untuk mendukung dan mengamankan setiap ikhtiar mulia tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Tuan Guru Batak Syekh Dr. H. Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk, M.A., selaku pimpinan Pondok Pesantren Tuan Guru Batak Serambi Babussalam, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, atas kepeduliannya terhadap pendidikan Islam di tanah Simalungun.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Bapak Haji Sugiat Santoso. Semoga Rumah Tahfiz Quran ini menjadi ladang amal jariyah, melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berilmu, beradab, dan bermanfaat bagi umat serta bangsa,” ungkap Tuan Guru Batak.

Rangkaian acara diawali dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, yang berlangsung penuh kekhusyukan. Usai kegiatan keagamaan tersebut, prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfiz Quran dipimpin langsung oleh Tuan Guru Batak, didampingi para tamu kehormatan dan tokoh masyarakat.

Kompol Imam menggambarkan suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme.

“Acara berjalan sangat khidmat. Nuansa religius terasa kuat saat peringatan Isra Mikraj, kemudian disambut suka cita dan optimisme saat prosesi peletakan batu pertama. Ini mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap hadirnya pusat pendidikan Qurani di Simalungun,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina, Ketua MUI Kabupaten Simalungun Drs. Ki. H. Darjat Purba, S.H., M.M., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Bona Uli Rajagukguk, S.H., serta Wakapolres Pematangsiantar Kompol Budiono Saputro, S.H., M.M.

Dari unsur TNI, tampak kehadiran perwakilan Danrem Pantai Timur yang diwakili Letda Haris Khan, Dandim 0207/Simalungun yang diwakili Kapten Inf Suheri, serta Wadan Denpom Pematangsiantar Mayor Cpm Syafrudin Hutasuhut, mempertegas sinergitas TNI–Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Dalam aspek pengamanan, Kompol Imam menjelaskan bahwa pengamanan kegiatan dilaksanakan secara maksimal dan profesional.

“Pengamanan dikendalikan langsung oleh Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, S.H., sesuai Surat Perintah Kapolres Simalungun. Sebanyak 44 personel dikerahkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar,” jelasnya.

Ia memastikan, dari sekitar 300 peserta yang hadir, tidak ditemukan gangguan kamtibmas.

“Alhamdulillah, situasi aman dan kondusif sejak awal hingga akhir acara. Ini berkat kerja sama semua pihak dan kedewasaan masyarakat,” katanya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Simalungun sekitar pukul 11.30 WIB, dilanjutkan sesi foto bersama dan temu ramah antar undangan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Pembangunan Rumah Tahfiz Quran Haji Sugiat Santoso diharapkan menjadi pusat pembinaan Al-Qur’an yang unggul, sekaligus simbol kolaborasi harmonis antara ulama, umara, dan aparat negara dalam membangun generasi Simalungun yang religius, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.

Tim Redaksi : Bang Aziz