SIMALUNGUN – Tim Monitoring Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan ke lima nagori percontohan yang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun untuk mengikuti lomba tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026, Jumat (19/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan program, administrasi, serta implementasi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan oleh masing-masing nagori sebelum memasuki tahapan penilaian tingkat provinsi.
Lima nagori yang dipercaya mewakili Kabupaten Simalungun memiliki kategori unggulan yang berbeda. Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, menjadi perwakilan pada kategori Administrasi PKK. Nagori Dolok Majara, Kecamatan Tapian Dolok, mengikuti kategori Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI). Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, mewakili kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga PKK (UP2K PKK).
Selanjutnya, Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, menjadi peserta pada kategori Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman). Sedangkan satu nagori di Kecamatan Bandar Huluan dipercaya mengikuti kategori Inspeksi Visual Asetat (IVA Test).
Salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus dari tim monitoring adalah Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas. Kedatangan rombongan yang dipimpin Dwikartika Sari bersama Amena Wati dan Enni Priastiwati disambut hangat oleh masyarakat, kader PKK, serta jajaran pemerintah daerah.
Poskesdes Karang Anyar yang menjadi lokasi monitoring tampak dipenuhi kader PKK dari berbagai tingkatan, mulai dari kabupaten, kecamatan hingga nagori. Kehadiran masyarakat setempat turut menambah semarak kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat dan optimisme.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat Gunung Maligas Ayu Rukiah Sari Nasution beserta unsur Forkopimca, Pangulu Nagori Karang Anyar Syafi’i Ma’ruf, Kepala Puskesmas Gunung Maligas, serta para pengurus dan kader PKK.
Mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, Ketua Bidang II TP PKK Kabupaten Simalungun sekaligus Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Eva S. Ulyarta Tambunan, menyampaikan bahwa kunjungan tim monitoring merupakan momentum berharga bagi seluruh kader PKK untuk menunjukkan hasil kerja nyata yang telah dilakukan selama ini.
Menurut Eva, berbagai program yang dijalankan tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, melainkan bentuk implementasi nyata Sepuluh Program Pokok PKK yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Kami menyadari masih terdapat berbagai hal yang perlu terus diperbaiki, terutama dalam memperkuat rentang kendali pelaksanaan program hingga ke tingkat Dasa Wisma. Namun kami berharap momentum ini dapat menjadi penyemangat sekaligus menambah wawasan dan pengalaman bagi seluruh kader untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” ujarnya.
Eva juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pembinaan nagori percontohan. Ia meyakini kerja sama yang kuat antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat akan menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Simalungun.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Simalungun, Benry Sipayung, yang membacakan sambutan tertulis Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menegaskan bahwa pembentukan nagori percontohan merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, perangkat daerah terkait, serta berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, kehadiran tim monitoring bukan sekadar melakukan penilaian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan pendampingan untuk melihat sejauh mana program-program yang telah dilaksanakan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap kehadiran tim monitoring dapat menjadi motivasi bagi seluruh nagori percontohan untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas program yang dijalankan. Kami juga berharap adanya masukan dan pendampingan lanjutan agar setiap kekurangan dapat diperbaiki sebelum memasuki tahapan penilaian berikutnya,” kata Benry.
Ia mengajak seluruh kader PKK untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang belajar guna memperkuat kapasitas organisasi dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Di sisi lain, Ketua Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Dwikartika Sari, yang mewakili Ketua TP PKK Sumut Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring merupakan tindak lanjut dari supervisi yang telah dilakukan sebelumnya.
Melalui kunjungan lapangan, tim dapat melihat secara langsung implementasi Sepuluh Program Pokok PKK di tengah masyarakat sekaligus mengukur komitmen pemerintah daerah dan kader PKK dalam menjalankan pembinaan secara berkelanjutan.
“Hasil monitoring ini akan menjadi bagian dari proses evaluasi untuk menentukan daerah terbaik yang akan masuk dalam kategori enam besar kabupaten dan tiga besar kota di tingkat Provinsi Sumatera Utara,” jelasnya.
Ia berharap seluruh nagori percontohan mampu mempertahankan semangat gotong royong dan inovasi yang telah dibangun selama ini sehingga dapat memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Simalungun.
Kegiatan monitoring di lima nagori percontohan tersebut ditutup dengan penyerahan laporan berjenjang pelaksanaan program PKK kepada tim monitoring, dilanjutkan dengan peninjauan berbagai kelompok kegiatan dan usaha binaan TP PKK yang menjadi unggulan masing-masing nagori.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para kader dan masyarakat menjadi bukti bahwa gerakan PKK tetap menjadi salah satu motor penggerak pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Simalungun, sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia Emas dan Sumatera Utara yang maju, berkah, serta berkelanjutan. (JF)













