SIMALUNGUN – Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan ekonomi keluarga melalui penguatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan pembinaan UP2K Tahun 2026 yang digelar di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, didampingi Staf Ahli PKK Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Simalungun.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK yang semakin membangkitkan semangat para kader dan masyarakat yang hadir.
Pangulu Nagori Karang Anyar, Syafii, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga karena Nagori Karang Anyar dipercaya menjadi nagori penyangga sekaligus percontohan tingkat Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi besar bagi pemerintah nagori dan masyarakat untuk terus berkembang.
Selain itu, Syafii juga menyampaikan bahwa Poskesdes yang dibangun melalui dana desa kini telah beroperasi secara maksimal dan memberikan pelayanan kesehatan tidak hanya bagi warga Karang Anyar, tetapi juga masyarakat dari nagori sekitar.
Dalam arahannya, Ketua TP PKK Simalungun, Ny. Darmawati, menyoroti besarnya potensi pertanian di Nagori Karang Anyar, terutama komoditas jagung dan pisang yang dinilai memiliki peluang ekonomi sangat menjanjikan apabila dikelola secara kreatif dan inovatif.
Ia menegaskan bahwa kader UP2K harus mulai berani keluar dari pola lama yang hanya menjual hasil panen mentah tanpa nilai tambah. Menurutnya, produk lokal harus mampu diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Jangan hanya menjual jagung atau pisang mentah. Jagung bisa diolah menjadi marning balado, stik jagung, hingga tepung jagung. Pisang juga bisa dibuat keripik aneka rasa, sale, sampai tepung pisang. Produk harus punya merek, kemasan menarik, dan masuk pasar digital,” tegas Ny. Darmawati.
Ia juga menekankan pentingnya legalitas usaha, peningkatan kualitas kemasan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk UMKM desa. Menurutnya, media sosial kini menjadi sarana promosi yang sangat efektif dan harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para kader.
Tak hanya itu, Ny. Darmawati juga mendorong para kader untuk mulai belajar fotografi produk agar hasil promosi lebih menarik dan mampu meningkatkan daya saing produk di pasar digital.
Dengan penuh semangat, ia memotivasi para kader agar tidak takut memulai usaha meskipun dari skala kecil. Menurutnya, keberhasilan usaha besar selalu diawali dengan langkah sederhana namun konsisten.
“Jangan takut gagal. Yang penting terus bangkit dan mencoba. Hari ini mungkin mulai dari satu wajan, besok mudah-mudahan sudah punya outlet sendiri,” ujarnya memberi motivasi.
Menutup arahannya, Ny. Darmawati mengajak seluruh kader UP2K untuk menjaga kualitas produk, kekompakan, serta kejujuran dalam menjalankan usaha. Ia juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari OPD terkait untuk membantu pemasaran dan pengembangan UMKM desa agar mampu berkembang lebih besar.
“Dari Karang Anyar, mari kita buktikan bahwa PKK Simalungun bukan hanya bisa timbang balita, tetapi juga bisa timbang omzet,” tutupnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah para peserta.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembinaan teknis oleh Ketua I TP PKK Lurinim Purba, Ketua II Eva Tambunan, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna memperkuat kapasitas kader dalam mengembangkan usaha produktif keluarga.
(JF)














