SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai ujung tombak pembangunan berbasis keluarga. PKK dinilai bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, melainkan motor penggerak strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan keluarga dan potensi lokal.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melalui Staf Ahli Bupati, Debora Hutasoit, saat menyambut kunjungan kerja Tim Supervisi PKK Provinsi Sumatera Utara di Balai Harungguan Tuan Rondahaim, Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Jumat (10/04/2026).

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab Simalungun bersama TP PKK telah menetapkan lima nagori/desa sebagai lokasi binaan unggulan yang akan menjadi percontohan program prioritas.

Kelima wilayah tersebut meliputi:

  • Nagori Bandar Tinggi (Kecamatan Bandar Masilam) sebagai desa percontohan tertib administrasi PKK,
  • Nagori Dolok Raja (Kecamatan Tapian Dolok) dalam program pola asuh anak dan remaja,
  • Nagori Karang Anyar (Kecamatan Gunung Maligas) untuk pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K),
  • Nagori Bandar Siantar (Kecamatan Gunung Malela) melalui program “Aku Hatinya PKK”,
  • serta Kecamatan Bandar Huluan sebagai lokasi deteksi dini kesehatan melalui IVA Test.

Menurut Bupati, kunjungan tim supervisi ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperkuat kesiapan lima nagori tersebut yang akan mewakili Kabupaten Simalungun dalam ajang kompetisi tingkat Provinsi Sumatera Utara.

“Kami sangat mengharapkan masukan konstruktif agar pembinaan dapat lebih maksimal sebelum memasuki tahap monitoring dan evaluasi akhir,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih yang diwakili Staf Ahli PKK Yulince Mixnon Andreas Simamora, menegaskan bahwa supervisi ini menjadi dorongan besar untuk terus berbenah dan berinovasi.

“Penguatan PKK akan membuka peluang baru dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan ketahanan keluarga. Ini adalah tanggung jawab besar, namun harus kita jalankan dengan semangat dan konsistensi,” ungkapnya.

Dari pihak provinsi, perwakilan Ketua TP PKK Sumatera Utara, Siti Baninah, menyampaikan bahwa supervisi dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai standar, mulai dari administrasi, pola asuh, ekonomi keluarga, hingga sektor kesehatan.

Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan inovasi digital aplikasi Si Panda (Sistem Informasi Pelaporan Data) yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendataan dan pelaporan kegiatan PKK secara lebih akurat dan terintegrasi.

“Digitalisasi ini menjadi langkah maju agar gerakan PKK semakin modern, tertib administrasi, dan capaian kinerja dapat terukur dengan jelas,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan penyerahan laporan secara simbolis kepada tim supervisi, dilanjutkan dengan pemaparan capaian program oleh TP PKK tingkat kecamatan dan nagori.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Simalungun, pengurus TP PKK kabupaten, kecamatan, serta nagori.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Simalungun menegaskan langkah nyata dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan menuju masyarakat yang sejahtera dan mandiri. (JF)