Nekad Curi Motor Polisi, Betis Arif Lubis Di Dor….!


ANEWS-Chanel : Arif Lubis (23), warga Jalan SM Raja Gang Sahrudin, Medan Amplas, kini harus menanggung akibat dari perbuatannya. Senin, 23 Juni 2025, sebuah peluru polisi menghantam betisnya, mengakhiri upaya pencurian sepeda motor milik seorang anggota kepolisian.

Kisah Arif bukan sekadar catatan kriminal biasa; ini adalah potret siklus berbahaya yang kerap berulang: kejahatan, kecanduan, dan akhirnya, penangkapan.

Peristiwa ini terjadi di sekitar Jalan Pertahanan, saat beberapa personel Polsek Patumbak tengah bertugas. Arif, yang telah berkeliling mencari sasaran, melihat peluang dan membobol kunci kontak motor milik Brigpol Hendry Manullang.

Namun, aksinya langsung digagalkan. Ia tertangkap basah oleh petugas yang berjaga.

Ironisnya, Arif bukanlah pemain baru dalam dunia kejahatan. Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, menyebut bahwa Arif mengakui telah melakukan pencurian serupa di berbagai lokasi di Kota Medan. Hasil dari tindak kejahatan itu digunakannya untuk membiayai kebiasaan buruk: judi dan narkoba. Sebuah siklus kelam yang sulit diputus.

Kasus Arif menjadi pengingat pentingnya upaya pencegahan kriminalitas dan rehabilitasi bagi para pelaku. Hukuman tentu diperlukan untuk menegakkan hukum, namun perhatian serius juga perlu diberikan pada akar masalah yang mendorong seseorang melakukan tindak kriminal.

Apakah Arif sekadar penjahat, atau korban dari sistem yang gagal menyediakan alternatif kehidupan yang layak? Pertanyaan ini patut direnungkan.

Kasusnya mencerminkan perlunya perhatian terhadap faktor-faktor sosial ekonomi yang turut mendorong meningkatnya angka kriminalitas.


Tim Redaksi : ANEWS-Chanel