SIMALUNGUN — Awal tahun bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum peneguhan sumpah pengabdian. Mengawali Tahun 2026 dengan tekad dan komitmen yang lebih kuat, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., memimpin langsung Upacara Korps Raport Laporan Kenaikan Pangkat 49 personel Polres Simalungun periode 1 Januari 2026, yang digelar khidmat di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun, Jumat pagi (2/1/2026) pukul 08.30 WIB.

Dalam amanatnya yang sarat makna, Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan profesionalisme serta integritas yang semakin tinggi.

“Kenaikan pangkat bukan sekadar simbol, bukan pula rutinitas administratif. Ini adalah amanah. Semakin tinggi pangkat, semakin besar tanggung jawab, pengabdian, dan tuntutan moral yang harus dijaga,” tegas Kapolres di hadapan seluruh peserta upacara.

Upacara diawali dengan doa bersama, menegaskan bahwa setiap pencapaian insan Bhayangkara tak lepas dari ridho Tuhan Yang Maha Esa. Nuansa spiritual terasa kuat sejak awal upacara, menandai bahwa Polri bukan hanya institusi penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat yang menjunjung nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

Dikonfirmasi usai kegiatan sekitar pukul 11.00 WIB, Kabag SDM Polres Simalungun KOMPOL Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan kenaikan pangkat di awal tahun mengandung filosofi yang sangat mendalam.

“Ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum renewal of commitment—pembaruan tekad dan sumpah pengabdian. Pak Kapolres menekankan bahwa pangkat yang lebih tinggi harus diiringi dengan dedikasi yang lebih tulus dan pengabdian yang lebih besar kepada nusa dan bangsa,” ujar KOMPOL Manaek Sahala penuh haru.

Upacara ini semakin bermakna dengan kehadiran Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang beserta jajaran pengurus Bhayangkari. Kehadiran Bhayangkari menjadi simbol bahwa keberhasilan seorang anggota Polri tidak pernah berdiri sendiri, melainkan lahir dari dukungan keluarga yang setia di belakangnya.

“Behind every strong police officer, there is a strong family. Kenaikan pangkat bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan keluarga. Dukungan istri dan keluarga adalah fondasi pengabdian anggota Polri,” ungkap Kabag SDM dengan penuh emosi.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja nyata yang telah ditunjukkan oleh personel.

“Ini adalah reward atas kerja keras Saudara. Tidak semua orang mendapatkannya. Artinya, institusi menilai Saudara layak, mampu, dan pantas untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar,” tegas Kapolres.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa Polri menjunjung merit system, di mana prestasi dan dedikasi tidak pernah diabaikan.

Secara khusus, Kapolres menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), yang berlangsung aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Simalungun.

“Pengamanan Nataru bukan tugas ringan. Lonjakan arus lalu lintas sangat padat, potensi gangguan tinggi. Namun berkat kesiapsiagaan dan kehadiran anggota di lapangan, situasi tetap aman dan kondusif,” ungkap Kapolres.

Kabag SDM menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat.

“Masyarakat merasakan kehadiran Polri. Ini bukti konkret pengabdian kepada bangsa dan negara, bukan sekadar slogan,” tegasnya.

Menatap tahun 2026, Kapolres memberikan arahan strategis kepada seluruh personel agar tetap menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan, dan memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.

“Tantangan ke depan semakin kompleks. Kita dituntut lebih profesional, lebih humanis, dan lebih responsif. Jaga kesehatan, tingkatkan kewaspadaan, dan rawat sinergitas,” pesan Kapolres.

Amanat ditutup dengan doa tulus agar seluruh personel senantiasa diberikan perlindungan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugas pengabdian.

Menutup rangkaian kegiatan, Kabag SDM menyampaikan pesan inspiratif kepada 49 personel yang naik pangkat.

“Selamat atas kenaikan pangkat. Ingat, kita bukan bekerja untuk pangkat, tetapi kita naik pangkat untuk melayani lebih baik. Jadikan 2026 sebagai tahun pengabdian yang lebih bermakna, dengan integritas yang lebih kuat dan hati yang lebih tulus,” tutup KOMPOL Manaek Sahala Ritonga.

Upacara berakhir dengan suasana penuh kebanggaan dan tekad, ketika 49 personel yang mengenakan pangkat baru berdiri tegak—meneguhkan sumpah dalam hati untuk terus mengabdi kepada masyarakat, nusa, dan bangsa dengan sepenuh jiwa dan raga.

Polri Presisi, Pengabdian Tanpa Henti untuk Indonesia.

(Tim)