SIMALUNGUN – Polsek Bosar Maligas kembali memperlihatkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Hal ini terlihat dari kehadiran langsung Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G. Silalahi, SH, dalam pengamanan Perayaan Natal Oikumene BKAG Kecamatan Bosar Maligas yang berlangsung di Lapangan SMP Negeri 1 Bosar Maligas, Jumat (05/12/2025). Ibadah akbar tersebut berjalan aman, tertib, dan penuh sukacita, dihadiri sekitar 300 jemaat dari berbagai denominasi gereja.

Perayaan Natal yang dimulai pukul 13.00 WIB itu mendapat perhatian penuh dari jajaran Polsek Bosar Maligas. Kapolsek turun langsung mengawasi jalannya pengamanan, memastikan rangkaian ibadah tidak terganggu oleh aktivitas sekitar maupun potensi kerawanan.

Kami hadir sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Natal adalah momen penting bagi jemaat, dan menjadi tugas kami menjamin keamanan serta kenyamanan seluruh rangkaian kegiatan,” ujar IPTU Sonni G. Silalahi saat ditemui di lokasi acara.

Pengamanan kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, sekaligus perintah langsung Kapolsek agar seluruh jajaran memberikan pengamanan maksimal dalam perayaan Natal Oikumene BKAG yang melibatkan masyarakat luas, ASN, TNI, dan Polri.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Pardomuan Marpaung, S.Th., dengan menyampaikan khotbah bertema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Matius 1:22–24. Jemaat mengikuti ibadah dengan khusyuk, diiringi penyalaan lilin, pujian koor, doa syafaat oleh Pdt. Sarwedi Silalahi, S.Pd, serta hiburan rohani yang menambah sukacita Natal.

Suasana penuh kekeluargaan terlihat sepanjang ibadah, mempererat persatuan jemaat dari berbagai gereja yang ada di Kecamatan Bosar Maligas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Bosar Maligas turut memberikan sambutan mewakili panitia Natal Oikumene BKAG. Ia mengajak masyarakat menjadikan Natal sebagai momentum memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama.

Natal adalah momen mempererat persaudaraan. Polsek Bosar Maligas siap menjaga keamanan agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan Natal dengan damai,” ungkap Kapolsek IPTU Sonni G. Silalahi.

Acara ini turut dihadiri oleh:

  • Camat Bosar Maligas Rosmardiah Purba beserta staf kecamatan,
  • Para pendeta dan tokoh masyarakat,
  • Seluruh Pangulu se-Kecamatan Bosar Maligas,
  • Ketua BKAG Pdt. Esron Simbolon, yang juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek atas dukungan penuh pengamanan.

Pdt. Esron mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polsek yang telah bekerja keras mendukung kesuksesan ibadah. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah jemaat memberikan rasa aman dan kenyamanan selama perayaan berlangsung.

Jumlah kendaraan yang hadir mencapai 200 unit sepeda motor dan 10 unit mobil. Untuk itu, Polsek Bosar Maligas menerjunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan di titik-titik jalur masuk menuju lokasi ibadah.

Seluruh rangkaian pengamanan berlangsung lancar. Cuaca cerah turut mendukung terciptanya suasana khidmat tanpa hambatan berarti.

Sebanyak 7 personel Polsek Bosar Maligas dikerahkan, yaitu:

  • IPDA UR Turner – Kanit Intel
  • IPDA Roy J. O.P. Sunggu – Kanit Reskrim
  • IPTU Jaya Tarigan – Kanit Sabhara
  • AIPTU Indra Sahputra – Ka SPKT
  • AIPTU Hendriandy Damanik
  • AIPDA Rama Indra
  • BRIPKA Alexander Sijabat

Kesiapsiagaan ini mendapat apresiasi dari warga yang menilai kehadiran Polsek memberikan kepastian keamanan serta memperkuat hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat.

Perayaan Natal Oikumene BKAG Bosar Maligas ditutup dengan penuh sukacita, kebersamaan, dan ucapan syukur. Kapolsek memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman tanpa gangguan serta menegaskan komitmen Polsek Bosar Maligas untuk terus menjaga stabilitas keamanan menjelang rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru.

Perayaan Natal Oikumene BKAG tahun 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa Polsek Bosar Maligas tidak hanya hadir secara formal, tetapi benar-benar memberikan pengamanan responsif, cepat, dan humanis. Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, gereja, dan masyarakat menjadi pondasi terciptanya perayaan yang aman, damai, dan penuh berkah.


Tim Red : Toba Sinambela